Alpen Steel | Renewable Energy

~ 2011 Krisis Listrik Di Sumatera Akan Berakhir, Ujar PLN

PLN Janji Krisis Listrik di Sumatera Berakhir Juli 2011

 

 


Foto: dok.detikFinance

Jakarta - PT PLN (Persero) menjanjikan krisis listrik yang melanda enam provinsi di Sumatera bagian tengah pada musim kemarau akan berakhir mulai Juli tahun depan.

Menurut Direktur Utama PLN Dahlan Iskan, hingga saat ini enam provinsi di pulau Sumatera yaitu Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, dan Bengkulu selalu dilanda pemadaman listrik pada saat musim kemarau karena pasokan listrik dari keenam provinsi tersebut berasal dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

"Seumur hidup kalau musim kemarau keenam provinsi itu mengalami krisis listrik karena PLTA yang ada di sana menyusut airnya," jelas Dahlan di Kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa (5/10/2010).

Ia menjelaskan, hal itu terjadi karena sepanjang musim tersebut berlangsung PLN harus kehilangan pasokan sebesar 350 Megawatt (MW) dari total daya PLN di wilayah tersebut sebesar 800 MW.

"Padahal beban puncak di sana 800 MW. Riau, Padang, dan Jambi menderita luar biasa. Pada musim kemarau tahun depan saya targetkan di sana tanpa mati listrik," jelasnya.

Untuk itu, Dahlan berupaya mencari tambahan pasokan daya untuk menutupi defisit listrik tersebut.

Salah satunya dengan memperbaiki boiler PLTU Tarahan dengan kapasitas 2x100 MW di Lampung. Ia menargetkan paling sedikit salah satu unit dari PLTU ini sudah selesai diperbaiki pada akhir tahun ini.

"Sejak jadi sampai sekarang selalu rewel. Ini harus sudah baik pada akhir tahun 2010 dan tidak boleh ada jadwal pemeliharaan di musim kemarau," ungkapnya,

Tambahan pasokan selanjutnya, imbuh dia, diharapkan diperoleh PLTU Tarahan Baru dengan kapasitas 2x100 MW. Salah satu unit dari pembangkit itu akan selesai pada Juli tahun 2011.

Sementara PLTU mulut tambang Simpang Blimbing (2x115) dipastikan akan bisa beroperasi pada Juni 2011.

"Jadi enam provinsi tidak krisis listrik lagi tahun depan. Kehilangannya 350 MW  tapi akan ada tambahan pasokan 400 MW, Kelak jika PLTU-PLTU ini sudah normal kemudian gas sebesar 65 mmscfd sudah masuk dari Jambi Merang, maka PLTA kita jalankan untuk pasokan pendukung saja," tambahnya.

 

Sumber : DetikFinance

 


Artikel yang berhubungan:
Baca Juga:
Artikel sebelumnya:

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook