Alpen Steel | Renewable Energy

~ Hitung-Hitungan Tarif Dasar Listrik (TDL)

Tarif Listrik UKM Kok Lebih Mahal dari Industri Besar?


 

 

Jakarta - Industri kecil menengah (IKM) belum dapat bernapas lega dengan kenaikkan tarif dasar listrik (TDL). Kenaikkan TDL per 1 Juli dinilai masih belum memenuhi rasa keadilan pelaku usaha/industri kecil menengah (UKM/IKM).

Dalam Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 07/2010 soal TDL, dikatakan bahwa TDL untuk pelanggan 1300-14 kVA yang rata-rata digunakan UKM sebesar Rp 765 per kWh-Rp 915 per kWh.

"Rata-rata pelanggan UKM/IKM merupakan pengguna daya 1300-14kVa," ujar Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa di Jakarta, Rabu malam (8/7/2010).

Sementara pelanggan industri besar TDL-nya dibawah itu. Menurut Erwin, industri besar hanya dikenakan Rp 680/kWh yakni tarif untuk pengguna daya di atas di atas 200 kVA ke atas.

Erwin mengatakan, kenaikkan TDL memang tak terelakan. Namun daya saing UKM/IKM wajib diperjuangkan sebab menyangkut perekonomian rakyat.


Sementara itu, Ketua Bidang Energi BPP HIPMI Dave Laksono meminta agar PLN transparan dalam menghitung tagihan listrik kepada pelaku UKM.

Dave berpendapat  hitung-hitungan tarif listrik terlihat rumit sehingga masyarakat kerap tidak paham tagihan rekening listrik yang semestinya.

"Hitung-hitungan yang rumit ini kadang dimanfaatkan untuk mencatat tagihan yang lebih besar. Trik-trik seperti ini harus dihilangkan," imbuhnya.
(hen/qom)
 
 
Sumber : DetikFinance

Artikel yang berhubungan:
Baca Juga:
Artikel sebelumnya:

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook