Alpen Steel | Renewable Energy

~ Sistem Interkoneksi Sumatera Bagian Selatan

Kabel Listrik Laut Putus
Lampung Masih Kekurangan Daya Listrik

 

SURABAYA, KOMPAS - Kabel listrik bawah laut milik PLN dari Pulau Jawa ke Pulau Madura putus akibat tersangkut jangkar Kapal Motor Kirana III, Senin (4/1) pukul 22.15. Akibatnya, listrik di Madura padam total hingga Selasa (5/1) pukul 01.55.

Hal itu dikemukakan juru bicara PT PLN (Persero) Distribusi Jatim, Agus Widayanto, Selasa kemarin, di Surabaya. PLN kemudian memindahkan arus listrik ke kabel cadangan. ”Karena tak ada lagi kabel cadangan, pasokan listrik ke Madura rawan. Jika sewaktu-waktu kabel putus lagi, listrik di Madura benar-benar akan padam,” katanya.

Diperkirakan, perbaikan kabel listrik bawah laut butuh waktu tiga bulan. Saat ini PLN tengah membangun jaringan listrik baru ke Madura melewati Jembatan Suramadu. Jaringan listrik ini diperkirakan selesai 40 hari.

PT PLN (Persero) menuntut operator KM Kirana III, PT Dharma Lautan Utama, untuk memberikan ganti rugi.

Dalam pertemuan di Kantor Administrator Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, perwakilan PT Dharma Lautan Utama menyatakan sanggup menyelesaikan permasalahan ini.

Namun, Direktur Utama PT Dharma Lautan Utama Bambang Harjo menyatakan, pihaknya tidak bisa disalahkan sepenuhnya. Cuaca buruk menyebabkan kapal terseret sehingga jangkar memutuskan kabel. PLN diharapkan tidak membebankan semua kerugian kepada pihaknya.

Administrator Pelabuhan Tanjung Perak Cholik Kirom mengatakan, kejadian serupa terjadi lima kali di alur pelayaran barat Surabaya. ”Saat ini alur pelayaran barat Surabaya sudah dangkal. Kedalaman tinggal 9,5 meter. Kabel listrik kadang hanya ditanam di dalam sedimentasi sehingga mudah terkena jangkar. Seharusnya kabel dipasang di dasar laut,” katanya.

Cholik memaparkan, saat kejadian, laut sedang pasang disertai angin kencang. Di Buoy Enam, mesin KM Kirana III yang mengangkut penumpang dari Pelabuhan Sampit, Kalteng, ke Pelabuhan Tanjung Perak dimatikan. Namun, akibat kuatnya arus air laut, kapal tetap melaju dengan kecepatan 8 knot per jam.

”Nakhoda kemudian membuang jangkar. Namun, jangkar tersangkut kabel,” katanya.

Lokasi penurunan jangkar berada di daerah berbahaya yang ditandai dengan pelampung berwarna kuning. Namun, nakhoda tidak melihat pelampung kuning yang menunjukkan lokasi kabel listrik bawah laut.

Sementara itu, rusaknya sebuah trafo di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi PLN di Kelurahan Banaran, Kota Kediri, Selasa, mengakibatkan gangguan di satu trafo lain. Sembilan kabupaten/kota mengalami pemadaman listrik, yaitu Kota dan Kabupaten Kediri, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Ponorogo, Kota dan Kabupaten Madiun, Kabupaten Ponorogo, serta Kota dan Kabupaten Mojokerto.

Di Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, rusaknya tiga mesin pembangkit sejak Desember 2009 menyebabkan pemadaman bergilir rata-rata empat jam sehari. Menurut Manajer PLN Cabang Flores Bagian Barat Audi Damal, perbaikan belum dapat dilakukan karena kesulitan suku cadang.

Kurang daya listrik

PT PLN (Persero) Wilayah Lampung memastikan, Lampung masih akan krisis listrik sepanjang tahun 2010. Penyebabnya, kemampuan daya produksi tidak sebanding dengan kebutuhan beban puncak. PLN Lampung berharap pembangunan dua pembangkit baru di Lampung, PLTU Sibalang dan PLT Panas Bumi Ulubelu, segera selesai.

Hal itu dinyatakan Deputi Manajer Komunikasi dan Pelayanan Hukum PT PLN (Persero) Wilayah Lampung Sumargo, Selasa.

Sampai akhir 2009, total kebutuhan listrik saat beban puncak 430-450 MW. Padahal, kemampuan produksi daya hanya 250-280 MW. Untuk memenuhi sisa kebutuhan, Lampung mengandalkan pasokan daya dari Sistem Interkoneksi Sumatera Bagian Selatan. (ABK/NIK/SEM/HLN)

 

Sumber : Kompas

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook