Alpen Steel | Renewable Energy

~ Aliran Listrik Rawan Pemadaman Dan Listrik Belum Aman

UKI
Dahlan Iskan
 
Listrik Belum Aman
PLN Yakin Bisa Mengatasi Pemadaman Bergilir

 

Jakarta, Kompas - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) optimistis bisa memenuhi janjinya bahwa tidak ada pemadaman listrik bergilir di seluruh wilayah Indonesia per 30 Juni. Meski kondisi krisis teratasi, pasokan tenaga listrik di sejumlah tempat masih pas-pasan, belum aman.

Direktur Utama PT PLN Dahlan Iskan menyampaikan hal itu saat berkunjung ke redaksi harian Kompas, Jumat (11/6) di Jakarta. Dalam kunjungan itu, Dahlan didampingi jajaran direksi PT PLN lainnya.

Targetnya, pada 30 Juni tidak terjadi lagi pemadaman listrik bergilir di seluruh wilayah Indonesia. Saat ini hanya Lombok yang masih mengalami pemadaman bergilir. Adapun persoalan kelistrikan di Palu dan Ambon telah teratasi.

Meski demikian, pasokan daya di semua wilayah, terutama di luar Jawa dan Bali, pas-pasan. Rawan terjadi pemadaman jika ada gangguan pada mesin pembangkit dan transmisi.

Sistem kelistrikan baru aman kalau cadangan operasi di sistem Jawa-Bali 30 persen dari kapasitas terpasang dan untuk luar Jawa-Bali 35 persen dari kapasitas terpasang,” kata Direktur Perencanaan dan Teknologi PT PLN Nasri Sebayang.

Kondisi kelistrikan diperkirakan jauh lebih baik pada 2012 melalui penambahan kapasitas terpasang. Penambahan daya itu berasal dari rampungnya sebagian proyek percepatan pembangunan pembangkit listrik 10.000 megawatt tahap satu.

Selain itu, penambahan daya berasal dari pembangkit-pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) skala kecil di 70 lokasi dengan total kapasitas 820 MW. Pasokan daya juga diperkirakan akan bertambah seiring rampungnya sejumlah proyek PLTU oleh penyedia listrik swasta dan penambahan kapasitas di beberapa pembangkit di wilayah Jakarta.

Atasi krisis

Untuk mengatasi krisis kelistrikan dalam jangka pendek, pihak PLN membeli kelebihan daya atau excess power dari pembangkit-pembangkit milik sejumlah perusahaan di luar Jawa. Upaya lain adalah menyewa genset atau mesin pembangkit untuk mengatasi kekurangan pasokan daya. ”Genset-genset yang rusak diperbaiki,” kata Dahlan.

”Kami juga menambah 6.000 trafo penghubung untuk meningkatkan mutu jaringan di sistem Jawa-Bali,” ujar Nasri. Saat ini kapasitas mayoritas trafo yang ada mencapai kapasitas maksimum sehingga tak ada cadangan jika terjadi gangguan.

”Pertambahan konsumsi listrik sangat cepat. Ini mengkhawatirkan karena sistem trafo tidak ada cadangannya. Kita kejar-kejaran dengan kebutuhan masyarakat yang meningkat luar biasa,” kata Dahlan.

Sementara itu, investor asal China sepakat untuk membangun pembangkit listrik tenaga air di Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Investasi yang disiapkan untuk pembangkit listrik berkapasitas 200 MW itu Rp 7 triliun. Kesediaan itu disampaikan Presiden Direktur Topniche Associates PTE Ltd Oh Choo Huat, Jumat di Makassar.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan China sepakat bekerja sama membangun pembangkit listrik tenaga air berkekuatan 1.600-1.800 MW di Mamuju. Untuk tahap awal, akan dibangun 600 MW terlebih dahulu. (EVY/RIZ/REN)

 

Sumber : Kompas

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook