Alpen Steel | Renewable Energy

~ PLTG Teluk Lembu, Pekanbaru

Semburan Gas PT Kalila Belum Terkendali

 

Pekanbaru, Kompas - Semburan gas dari sumur PT Kalila di areal Blok Pegan I, Desa Langgam, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, tidak terkendali sejak hari Minggu (14/3). Sampai hari Selasa kemarin, semburan gas masih terus terjadi dan lokasi sumur terpaksa diblokir dalam radius 250 meter untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

”Kami sudah berupaya menutup semburan itu dengan berbagai upaya, tetapi belum dapat teratasi. Hari Rabu besok (hari ini), tim dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral akan datang ke lokasi untuk membantu pengendalian gas itu,” kata Agustinus, Manajer Area dan Operasi PT Kalila, Selasa (16/3).

Sumur Pegan I adalah sumur lama yang mulanya dieksplorasi untuk mencari minyak bumi pada kurun 20 tahun lalu. Hanya saja, ketika itu minyak bumi yang dicari tidak ada dan yang keluar hanya gas. PT Kalila kemudian mencoba mengaktifkan kembali sumur dimaksud untuk mencari gas.

Hari Minggu lalu, kata Agustinus, para pekerja sedang mengeluarkan pipa lama dari dalam sumur untuk diganti pipa baru. Pada saat pipa lama diangkat, terjadi ledakan dan gas menyembur tidak terkendali.

Berdasarkan saksi mata, yakni penduduk Desa Langgam, pada saat kejadian terdengar suara ledakan yang cukup keras. Bunyi ledakan itu terdengar sampai radius 4 kilometer dari lokasi. ”Kami melihat gas putih menyembur sampai ketinggian 50 meter,” ujar Said Muktarudin, penduduk Desa Langgam yang melihat semburan awal.

Menurut Agustinus, volume gas yang terbuang mencapai 5 juta standar metrik kaki kubik per hari (MMSCFD). Harga gas 1 MMSCFD mencapai 2.650 dollar AS. Artinya, dalam dua hari ini sudah terbuang gas 10 MMSCFD atau 26.500 dollar AS.

Pada siang atau malam hari, gas akan terbuang ke angkasa. Namun, saat hujan, gas merendah seiring curah hujan mendekati bumi. ”Kami mengkhawatirkan gas itu pada saat hujan. Kami sudah mengamankan lokasi sejauh radius 250 meter. Sedikit saja ada percikan api bisa membuat sumur itu meledak,” kata Agustinus.

PT Kalila adalah perusahaan gas pemasok kebutuhan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) milik PLN di PLTG Teluk Lembu, Pekanbaru. (SAH)

 

Sumber : Kompas

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook