Alpen Steel | Renewable Energy

~ PT PLN Sumatera Utara Lakukan Pemadaman Bergilir

KRISIS ENERGI
PLN Antisipasi Pilkada dan Piala Dunia

 

Medan, Kompas - Perusahaan Listrik Negara kembali melakukan pemadaman listrik pelanggannya di Sumatera Utara. Kali ini, persiapan menghadapi pemilihan kepala daerah di beberapa kabupaten/kota dan Piala Dunia menjadi alasan PLN kembali memadamkan listrik secara bergilir.

Menurut Deputi Manajer Bidang Hukum dan Komunikasi PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Utara Marodjahan Batubara, PLN melakukan pemeliharaan terhadap tiga unit PLTU di Sicanang Belawan. Pemeliharaan dilakukan selama dua minggu untuk PLTU Sicanang unit I, unit II, dan unit IV. PLTU Sicanang unit I memiliki kapasitas 65 megawatt (MW), sementara unit II dan IV masing-masing berkapasitas 35 MW.

”Kami belum dapat memastikan kapan listrik dari PLTA Asahan I masuk ke sistem Sumut, sementara dalam waktu dekat ada kegiatan pilkada dan siaran Piala Dunia. Lebih baik kami memelihara pembangkit yang sudah seharusnya masuk jadwal pemeliharaan daripada nanti malah ada kerusakan,” kata Marodjahan di Medan, Rabu (28/4).

Sebelumnya menurut Marodjahan, PLN berencana menunda pemeliharaan tiga unit PLTU di Sicanang. Hal ini karena PLTA Asahan I direncanakan sudah beroperasi pada akhir bulan April ini. Tetapi karena belum ada kepastian jadwal masuk PLTA Asahan I ke sistem listrik Sumut, PLN akhirnya melakukan jadwal pemeliharaan tiga unit PLTU di Sicanang.

”Pemeliharaan waktunya dua minggu sehingga untuk unit I direncanakan masuk kembali ke sistem pada 6 Mei, sementara unit II dan IV direncanakan masuk sistem tanggal 9 Mei. Semuanya sebelum pilkada di beberapa kabupaten/kota digelar,” katanya.

Menurut General Manager PLN Wilayah Sumut Denny Pranoto, selain pemeliharaan di PLTU Sicanang, pemadaman bergilir yang terjadi sejak hari Rabu disebabkan karena gangguan di PLTU Labuhan Angin Sibolga (2 x 115 MW). Denny mengatakan, PLTU Labuhan Angin unit I mengalami gangguan sehingga tak beroperasi, sementara unit II kemampuannya terbatas karena kualitas batu baranya tidak bagus.

”PLTU Labuhan Angin unit II hanya mampu beroperasi hingga 20 MW. Dengan pemeliharaan di PLTU Sicanang dan gangguan pada PLTU Labuhan Angin, kami terpaksa melakukan pemadaman pada pelanggan umum hingga sebesar 40 MW, pelanggan tegangan menengah 20 MW dan pelanggan tegangan tinggi sampai 70 MW,” kata Denny. (BIL)

 

Sumber : Kompas

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook