Alpen Steel | Renewable Energy

~ Tambah 12 Trafo Tahun 2010 Untuk Perkuat Sistem Kelistrikan Jawa

Listrik
PLN Tambah 12 Trafo Cadangan

Depok, Kompas PT Perusahaan Listrik Negara akan mengadakan 12 trafo cadangan pada tahun 2010. Hal ini untuk memperkuat sistem kelistrikan di Jawa yang rawan terjadi pemadaman listrik karena sebagian besar beban daya pada infrastruktur listrik hampir melebihi kapasitas dan tidak ada trafo cadangan.

Direktur Utama PT PLN Dahlan Iskan memaparkan hal itu seusai kunjungan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Saleh, Kamis (31/12) di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi Gandul, Depok.

Dahlan menyatakan, pihaknya akan memperbaiki sejumlah trafo yang rusak dengan melibatkan tim teknisi dari luar negeri. Perbaikan itu diperkirakan membutuhkan waktu empat bulan. Upaya itu untuk mengatasi krisis kelistrikan di Indonesia.

PLN juga akan mengadakan 12 trafo cadangan untuk memperkuat sistem kelistrikan di Jawa. Meski kapasitas daya dari pembangkit listrik belum defisit, kondisi infrastruktur transmisi dan distribusi rawan gangguan karena tidak ada trafo cadangan. ”Pengadaan trafo cadangan itu mendesak dilakukan mengingat saat ini beban trafo di sejumlah gardu induk sudah mencapai 90 persen,” ujarnya.

Dari 12 trafo cadangan itu, menurut Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko PT PLN Murtaqi Syamsuddin, pengadaan dua trafo cadangan sudah mendapat persetujuan pemerintah. Rencananya, 12 trafo cadangan tersebut akan ditempatkan di sejumlah gardu induk di Jawa, antara lain Cibatu, Bekasi, Muara Tawar, Cibinong, Balaraja, Cilegon, dan Surabaya.

Saat ini PLN masih membahas mekanisme pengadaan trafo yang cepat dan tepat. Meski Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara memberikan sinyal bahwa PLN diperbolehkan membeli trafo tanpa tender atau penunjukan langsung, pihak PLN belum berani melaksanakannya. ”Kalau melanggar, risikonya berat,” kata Dahlan.

Pada kesempatan sama, Darwin Saleh menyatakan, saat ini peraturan terkait pengadaan trafo dengan mekanisme penunjukan langsung masih dibahas. ”Aturan terkait sedang dimatangkan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar PLN meningkatkan kesiagaan dalam perawatan mesin pada pembangkit listrik ataupun infrastruktur transmisi dan distribusi. Meski belum memasuki jadwal pemeliharaan, pihak PLN diharapkan terus memantau kondisi fisik infrastruktur itu. Jika terlihat rawan rusak, PLN harus segera memperbaikinya.

Data Departemen ESDM, tahun 2010 anggaran pembangunan infrastruktur listrik Rp 18,43 triliun, antara lain, untuk transmisi dan distribusi. Pada periode 2010-2014, kebutuhan investasi 50,4 miliar dollar AS, yakni transmisi dan distribusi (APBN) 11,27 miliar dollar AS, transmisi dan distribusi PLN 6,05 miliar dollar AS, pembangkit PLN 19,76 miliar dollar AS, dan pembangkit swasta 13,3 miliar dollar AS. (EVY)

 

Sumber : Kompas

 

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook