Alpen Steel | Renewable Energy

~ PT PLN Akan Adakan Tender 10.000 MW Tahap II

PLN Akan Umumkan Tender
Total Kebutuhan Investasi 16,34 Miliar Dollar AS

 

Jakarta, Kompas - PT Perusahaan Listrik Negara akan mengumumkan tender proyek percepatan pembangunan pembangkit tenaga listrik 10.000 megawatt tahap dua pada Maret ini. Untuk menghindari molornya pelaksanaan proyek, proses seleksi pemenang tender akan diperketat.

Konstruksi sejumlah proyek pembangkit listrik tenaga uap skala kecil atau di bawah 50 megawatt (MW) rencananya akan mulai dibangun oleh para produsen listrik swasta tahun 2010.

Targetnya, semua proyek percepatan pembangunan pembangkit listrik 10.000 MW tahap dua itu selesai digarap tahun 2014.

Menurut Direktur Perencanaan dan Teknologi PT PLN Nasri Sebayang di Jakarta, Rabu (3/3), pengumuman tender proyek percepatan pembangunan pembangkit listrik 10.000 MW tahap dua akan dilaksanakan bulan Maret 2010.

Proyek pembangkit listrik yang ditenderkan adalah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), pembangkit listrik tenaga air (PLTA), pembangkit listrik tenaga gas (PLTG), serta pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU).

Proyek-proyek pembangunan pembangkit listrik itu akan dikerjakan PLN ataupun bekerja sama dengan pengembang listrik swasta.

Setelah diumumkan, proses pelaksanaan tender proyek-proyek pembangkit listrik itu diperkirakan butuh waktu 4-6 bulan. ”Saat ini kami berkeliling ke sejumlah daerah untuk menetapkan lokasi proyek, menilai kelayakan lokasi, dan menyiapkan dokumen lelang,” ujarnya.

Untuk proyek pembangunan pusat listrik tenaga panas bumi (PLTP), PLN tidak akan melaksanakan tender.

Lelang proyek PLTP akan dilakukan pemerintah daerah setempat untuk mendapat izin usaha penambangan panas bumi, sedangkan ketetapan wilayah kerja panas bumi diputuskan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

Evaluasi proyek

Dalam memilih pemenang lelang, menurut Nasri, pihaknya akan menilai secara komprehensif. Selain harga, juga akan dipertimbangkan kemampuan pendanaan, kemampuan teknis, dan pengalaman dari peserta lelang.

Direktur Eksekutif Lembaga Reformasi Pelayanan Dasar Fabby Tumiwa mengingatkan agar PT PLN mengevaluasi proyek percepatan pembangunan pembangkit listrik 10.000 MW tahap satu yang pelaksanaannya molor dari jadwal. ”Perlu ada evaluasi secara menyeluruh,” ujarnya.

”Dalam memilih pemenang lelang, PLN harus mempertimbangkan kemampuan teknis dan pendanaan. Jangan hanya mencari harga paling murah, tetapi mutu diragukan,” ujarnya.

Apalagi, pembangunan pembangkit listrik itu merupakan proyek jangka panjang sehingga spesifikasi teknis harus diperhatikan dengan baik.

Terkait pendanaan, Nasri menyatakan, sejauh ini 85 persen dari total kebutuhan pendanaan untuk proyek 10.000 MW tahap dua yang dikerjakan PLN sudah terpenuhi dari komitmen pinjaman dan kas internal PLN.

”Pendanaan proyek yang dikerjakan PLN hampir terpenuhi seluruhnya,” katanya.

Dalam proyek 10.000 MW tahap dua, total estimasi kapasitas pembangkit listrik yang akan dikembangkan 10.153 MW, yaitu 5.770 MW di sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali dan 4.383 MW di luar sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali.

Total kebutuhan investasi pembangkit dan transmisi itu diperkirakan 16,34 miliar dollar AS. Dari jumlah itu, sebesar 15,96 miliar dollar AS di antaranya adalah investasi pembangkit dan kebutuhan investasi transmisi 383 juta dollar AS.

Pendanaan pembangunan pembangkit dan transmisi itu dari APBN, dana internal PLN, dan sumber dana lain. Total jumlah proyek pembangkit listrik yang dikerjakan PLN 21 unit, terdiri atas 11 PLTP, 2 PLTA, 6 PLTU, 1 unit PLTG, dan 1 PLTGU.

Adapun total proyek pembangkit listrik yang dilaksanakan pengembang listrik swasta 72 unit, terdiri atas 33 unit PLTP, 1 unit PLTA, 36 unit PLTU, dan 2 unit PLTGU. (EVY)

 

Sumber : Kompas

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook