Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pengusaha Hotel Berharap Tarif Dasar Listrik Tidak Dinaikkan Dulu

Kenaikan TDL Naikkan Harga hingga 20 Persen
Hatta Rajasa: Angka yang Disetujui 10 Persen

 

Bandung, Kompas - Bila tarif dasar listrik (TDL) disesuaikan, keputusan itu diperkirakan menaikkan harga produk yang ditawarkan hotel hingga 20 persen. Kenaikan harga produk, seperti kamar, makanan, dan ruang pertemuan, disebabkan harga-harga kebutuhan hotel yang ikut melonjak.

Ketua Bidang Promosi dan Pemasaran Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Daerah Jawa Barat Hilwan Saleh seusai acara topping off Grand Royal Panghegar, Sabtu (5/6) di Bandung, mengatakan, peningkatan biaya operasional akibat kenaikan TDL tergantung dari setiap hotel.

Namun, setiap kenaikan TDL sebesar 5 persen diperkirakan membuat harga produk hotel meningkat 5-10 persen. Pemerintah berencana menaikkan TDL sebesar 10 persen, tetapi waktunya belum dipastikan. Menurut Hilwan, pengusaha hotel berharap TDL tidak dinaikkan dulu.

Jika akhirnya dinaikkan, mereka berharap penyesuaian TDL dapat dilakukan bertahap. Hilwan mengatakan, angka maksimal kenaikan yang dapat ditoleransi pengusaha hotel untuk kondisi saat ini adalah 5 persen.

Ia menambahkan, setelah kenaikan TDL, hotel diperkirakan masih dapat menahan harga lama tiga hingga enam bulan. Setelah itu, harga akan dinaikkan. Kenaikan TDL dikhawatirkan membuat hotel-hotel yang tidak sanggup mengatasi persaingan tak akan bertahan.

"Tarif menginap di hotel akan naik. Persoalannya, apakah konsumen masih mau datang. Kalau jumlah tamu berkurang, bisa terjadi persaingan yang tak sehat," ujarnya.

Sebagian wisatawan pun dikhawatirkan akan mengalihkan tujuan ke provinsi atau negara lain. Biaya untuk energi, seperti gas, solar, dan listrik, merupakan yang terbesar dari total pengeluaran hotel, yaitu sekitar 60 persen. Sekitar 40 persen dari jumlah itu merupakan pengeluaran untuk listrik.

Menurut Presiden Direktur Panghegar Group Cecep Rukmana, kenaikan TDL tidak bisa dielakkan. Panghegar Group akan berupaya mengefisiensikan penggunaan listrik. Pada 1984 Hotel Panghegar mendapatkan predikat hotel dengan pemakaian energi paling efisien.

"Kami berusaha memperoleh lagi predikat itu dengan manajemen energi. Cahaya matahari yang masuk, misalnya, diatur untuk mengurangi pemakaian lampu," kata Cecep.

10 persen

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, dalam APBN tahun 2010 TDL memang sudah direncanakan naik. Angka yang disetujui adalah 10 persen. Pemerintah dan Komisi VII DPR akan bertemu di Jakarta, Senin ini.

"Kami akan membahas penyesuaian TDL. Akan tetapi, pemerintah tetap akan memerhatikan masyarakat tidak mampu dengan memberikan subsidi," katanya. Meski demikian, subsidi harus dipastikan tak jatuh pada kalangan yang tak berhak.

Menurut Hatta, sekitar 53 persen dari total nilai subsidi TDL sebesar Rp 55,1 triliun per tahun dinikmati masyarakat dari kalangan mampu. "Caranya yang harus diubah dan sedang dipikirkan. Jika TDL disesuaikan, APBN yang bisa dihemat ialah Rp 6 triliun-Rp 7 triliun per tahun," tuturnya.

Hatta menambahkan, pemerintah belum berencana menaikkan harga bahan bakar minyak untuk sementara waktu. "Jadi, harga BBM tidak akan naik. Kalau ada yang mengatakan kenaikan, itu hanya isu. Tidak betul harga akan naik," ujarnya. (bay)

 

Sumber : Kompas

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook