Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pemerintah Kota Batam Berupaya Hindari Kenaikan Tarif Listrik

Batam Ingin Hindari Kenaikan Tarif

 

BATAM, KOMPAS - Pemerintah Kota Batam berupaya untuk menghindari kenaikan tarif listrik yang berlaku nasional per 1 Juli. Ini ditempuh guna menghindari semakin beratnya beban subsidi yang harus ditanggung industri di Batam.

Pemasok listrik di Batam adalah PT Perusahaan Listrik Nasional Batam (PLN Batam). PT PLN Batam selama ini menerapkan subsidi silang dari industri ke rumah tangga dan sosial. Ini mengingat selaku perusahaan swasta, PT PLN Batam tidak mendapat subsidi pemerintah.

”Di Batam, listrik untuk rumah tangga dan sosial mulai dari 2 ampere sampai 10 ampere tarifnya masih di bawah harga pokok. Seluruh kekurangannya disubsidi pelaku usaha. Sementara di daerah lain, yang menyubsidi pemerintah. Jadi, kalau tarif listrik di Batam juga dinaikkan, akan sangat membebani pengusaha,” kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi Sumber Daya Mineral Kota Batam Ahmad Hijazi, Selasa (22/6).

Awalnya, menurut Hijazi, melalui DPR, Pemerintah Kota Batam menanyakan kemungkinan adanya public service obligation. Namun, kemungkinan opsi ini disetujui kecil mengingat tren ke depan pemerintah akan terus mengurangi subsidi listrik.

Alternatif yang memungkinkan kemudian adalah meminta agar kategori gas di Batam tidak ditetapkan dalam konteks bisnis antara PGN dan PT PLN Batam, tetapi oleh pemerintah. Hanya saja, opsi ini memerlukan payung hukum berupa peraturan presiden. Oleh karena itu, Wali Kota Batam Ahmad Dahlan telah melayangkan surat kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Direktur Jenderal Migas, dan Direktur Jenderal Listrik.

”Meski demikian, untuk 2010 ini, kami telah mendapatkan informasi lisan dari Dirjen Migas bahwa tidak akan ada kenaikan harga gas untuk Batam,” kata Hijazi.

Upaya meminta perlakuan tersebut, menurut Hijazi, sangat beralasan. Kenaikan tarif listrik yang terjadi tahun lalu menyebabkan anjloknya tingkat kompetisi investasi di Batam, misalnya usaha jasa dan industri. Seluruh biaya produksinya kala itu mengalami kenaikan yang fantastis.

Sekretaris PT PLN Batam Lutfi Nazi menyatakan, PT PLN Batam menginginkan harga gas yang dibelinya masuk kategori tertentu sehingga harganya ditetapkan pemerintah.

Selama ini, harga gas untuk kebutuhan PT PLN Batam dimasukkan ke kategori umum sehingga harganya ditetapkan oleh PT PGN. (LAS)

 

Sumber : Kompas

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook