Alpen Steel | Renewable Energy

~ Puluhan Mahasiswa Mogok Makan Hingga Krisis Listrik Di Ambon, Maluku Dapat Di Atasi

ENERGI
Mahasiswa Ambon Protes Pemadaman Listrik

 

Ambon, Kompas - Sejumlah mahasiswa mogok makan hingga krisis listrik di Ambon, Maluku, dapat diatasi. Aksi dilakukan terkait krisis listrik yang kian parah, yang ditandai dengan pemadaman 10-12 jam per hari.

Sejumlah warga juga berunjuk rasa mendesak percepatan pengadaan mesin pembangkit. Aksi mereka berlangsung di halaman kantor PT (Persero) PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara (M2U), Ambon, Selasa (2/2).

Unjuk rasa itu merupakan kelanjutan aksi sehari sebelumnya dan akan dilakukan terus hingga krisis listrik dapat diatasi. Sejumlah mahasiswa, di antaranya Armand Kalean dan Erwin dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi, mogok makan sejak Senin siang. ”Kami akan mogok makan hingga krisis listrik bisa diatasi,” ujar Armand.

Armand mengatakan, krisis listrik semakin parah. Kekurangan pasokan daya terjadi sejak 2008, tetapi PLN tidak mampu segera mengatasi.

Sekitar 30 warga Jalan Baru, Ambon, juga ikut berdemonstrasi di kantor PLN M2U. Warga menuntut PLN segera menuntaskan krisis listrik yang menyebabkan pemadaman bergilir 10-12 jam per hari. Demonstrasi nyaris ricuh saat warga dan mahasiswa mengejar pegawai PLN yang menonton unjuk rasa di halaman kantor. Demonstran menumpahkan kekesalan dengan mengejar para pegawai setelah gagal menerobos masuk ke ruangan kantor PLN. Mereka meneriaki pegawai supaya segera menuntaskan krisis listrik di Ambon.

Abdullah Malawat, pegawai PLN dan mantan Koordinator Humas PLN M2U, menjadi sasaran omelan para demonstran. Sejumlah ibu-ibu berteriak-teriak meminta Abdullah memanggil manajer supaya menemui mereka. ”General manager sedang berada di Jakarta bersama DPRD membahas krisis listrik dengan Dirut PLN,” ujar Abdullah.

Di Palu, Sulawesi Tengah, tahun ini PLN segera mengoperasikan pembangkit listrik berbahan bakar marine fuel oil (minyak bakar) dengan kapasitas 20 megawatt. Pengoperasian pembangkit itu diharapkan menutup defisit 6 MW sekaligus bisa memenuhi sebagian permintaan pemasangan baru yang antreannya mencapai 20 MW.

Kepala Bagian Humas PLN Cabang Palu Petrus Walasary di Palu mengatakan, mesin pembangkit ini adalah mesin buatan China yang disewa dari perusahaan melalui proses lelang.

(ang/ren)

 

Sumber : Kompas

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook