Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pengguna Listrik Prabayar Hingga Akhir Tahun Mencapai 400.000 Pelanggan

Listrik Prabayar :
Pertumbuhan Pelanggan Jabar Pesat

 

BANDUNG, KOMPAS - Pertumbuhan pelanggan listrik prabayar di Jawa Barat dan Banten sangat pesat. Sebulan terakhir, jumlah pelanggan listrik yang beralih ke jenis prabayar tercatat 70.996 orang. Antusiasme masyarakat, salah satunya, disebabkan potensi penghematan yang lebih besar dibandingkan dengan jenis pascabayar.

Deputi Manajer Komunikasi Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jabar-Banten (DJBB) Adang Djarkasih, Kamis (4/3) di Bandung, mengatakan, pihaknya menargetkan jumlah pengguna listrik prabayar (LPB) hingga akhir tahun mencapai 400.000 pelanggan. "Kesadaran masyarakat mulai meningkat. Dengan menggunakan LPB, penggunaan listrik bisa diatur," ujarnya.

Saat ini penggunaan listrik prabayar mencapai 100.996 unit, meningkat 70.996 unit dibandingkan kondisi awal Februari sekitar 30.000 unit. Untuk mencapai target hingga akhir tahun, selama Maret ini PLN DJBB menggratiskan biaya pemasangan meteran digital seharga Rp 400.000 bagi pelanggan listrik pascabayar yang ingin beralih ke listrik prabayar. Namun, jika peralihan itu disertai penambahan daya, pelanggan tetap dikenai biaya penyambungan dan biaya penyesuaian uang jaminan langganan.

Selain itu, PLN DJBB juga membuat proyek percontohan penggunaan LPB di Area Pelayanan Jaringan Cianjur. Kota Cianjur, ujar Agus Yuswanta, staf Humas PLN DJBB, dipilih menjadi proyek percontohan 100 persen LPB karena jumlah pelanggannya paling sedikit yakni 100.000 orang. Selain itu, peminat LPB di wilayah itu juga paling minim, hanya 741 pelanggan.

Apabila program percontohan di Cianjur berhasil, PLN mengisyaratkan program serupa digelar di kota lain di Jabar-Banten. Saat ini pelanggan LPB terbanyak di Bekasi 27.000 pelanggan dan Bandung 17.000 pelanggan. "Kami menargetkan pelanggan listrik prabayar pada 2013 mencapai 1 juta pelanggan," ujar Agus.

Adang mengatakan, PLN mendorong penggunaan listrik prabayar, salah satunya, untuk menghemat penggunaan energi. Listrik prabayar merupakan langkah menekan nilai tunggakan pembayaran listrik pelanggan.

Hal itu diakui H Gunadi (54), salah satu pemakai listrik prabayar di Jalan Sadang Tengah II, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Ia mengaku sejak beralih ke listrik prabayar, tagihan bulanannya mampu ditekan hingga 30 persen. "Dengan daya 1.300 VA, tagihan bulanan saya dulu mencapai Rp 150.000, tetapi kini Rp 100.000," ujarnya.

Dalam sebulan, Gunadi mengaku sengaja menjatah konsumsi listrik Rp 100.000 atau setara 145 kWh. Ketika jumlah sisa jatah penggunaan listrik tinggal 10 kWh, secara otomatis lampu di panel meteran menyala. Ini membuatnya lebih menghemat penggunaan listrik. Sampai akhir bulan, jatah pulsa prabayarnya mencukupi. (GRE)

 

Sumber : kompas


Baca Juga:
Artikel sebelumnya:

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook