Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pemerintah Alokasikan Anggaran Untuk Panas Bumi (Geothermal)

Pembangkit Listrik "Geothermal" Lebih Diprioritaskan

KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA
Buruh tani merawat tanaman kentang di sekitar instalasi energi panas bumi milik PT Geo Dipa di Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (14/10). Energi panas bumi (geothermal) yang berkapasitas 60 megawatt itu telah terhubung dengan sistem jaringan interkoneksi Jawa- Bali-Madura. Potensi energi panas bumi di Indonesia 27.000 megawatt.

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah mengalokasikan anggaran untuk penggunaan panas bumi (geothermal) guna proyek percepatan listrik 10.000 MW tahap II dalam anggaran pendapatan belanja (APBN) 2010. Porsi penggunaan bahan bakar geothermal lebih mendominasi ketimbang penggunaan batu bara.

"Komposisi panas bumi akan lebih dimaksimalkan. Sejumlah pembangkit berbahan bakar batu bara akan diubah menjadi pembangkit berenergi panas bumi," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan Anggito Abimanyu, di Jakarta, Selasa (10/11).

Menurutnya, saat ini pembahasan soal penggunaan bahan bakar geothermal tersebut sudah selesai dibahas Departemen ESDM dan tinggal disinkronisasikan dengan departemen lain. "Drafnya sudah kita sampaikan ke Menko Perekonomian dan harapannya segera dibahas finalisasi keppres tersebut dan bisa diserahkan kepada Setneg," tambahnya.

Dalam proyek listrik 10.000 MW tahap kedua tersebut rencananya porsi panas bumi akan mencapai 48 persen, dan bahan baku lainnya yaitu tenaga air sebesar 12 persen sekitar, batu bara 26 persen, dan gas 14 persen.

 

Sumber : Kompas

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook