~ Antisipasi Krisis Listrik di Riau Dengan Sistem Hybrid

 Antisipasi Listrik dengan Sistem Hybrid

Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Riau memiliki jurus jitu mengantisipasi krisis listrik di Riau. Melalui potensi sumber daya alam yang dimiliki masing-masing kota/ kabupaten, setiap pemda bisa memiliki pembangkit tenaga listrik yang bila dihitung untuk jangka panjang, jauh lebih hemat dibandingkan membangun pembangkit baru untuk PLN. 

Pembangkit ini menggunakan sistem hybrid dengan memadukan tenaga surya, angin , Mikrohidro hingga Bono (arus pasang sungai). Sekarang tinggal keinginan serius dari pemda untuk mengaplikasikannya.

Kepala Balitbang Riau, Achmad Helmi menyatakan pemerintah hendaknya mengarahkan pembangunan untuk listrik ini bukan pada pembangunan pembangkit baru. Namun pada penggunaan tenaga Surya. Pengunaan tenaga surya in mampu menghemat pengeluaran hingga 50 persen bila dioptimalkan.
Dibandingkan listrik denga sumber daya diesel, tenaga surya lebih aman terhadap lingkungan dan biaya perawatannya pun tidak besar.

"Penggunaan tenaga surya ini pernah kita terapkan dan buktikan di Bengkalis. Ternyata biayanya lebih kecil dibandingkan diesel. Tahun 2010, kita juga akan terapkan pembangkit hybrid ini di kantor Balitbang sendiri. Jadi nanti listrik yang ada di kantor ini semua dari tenaga surya. Diharapkan SKPD lain nantinya juga akan meniru," ujar Helmi. (ans)

PEKANBARU, TRIBUN  

 


Baca Juga:
Artikel sebelumnya:

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum