Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pada Tahun 2010 Tarif Listrik Meningkat

Tarif Listrik Makin Mahal Tahun 2010

PLN sedang menghadapi buah simalakama saat ini, dengan kebutuhan listrik yang diprediksi mencapai 325,2 TW (TeraWatt) pada 10 tahun mendatang, atau sekitar 3x lipat dari kapasitas terpasang saat ini yaitu 103,4 TW, PLN tidak memiliki cukup ruang untuk melakukan investasi untuk menambah jumlah Pembangkit Listrik. .

Pasalnya, dalam rapat dengan Panja Belanja Panitia Anggaran DPR, usulan PLN untuk meningkatkan margin menjadi sekitar 8 persen, dengan meminta subsidi pemerintah hingga Rp 52 Triliun ditolak dan dipangkas menjadi 5% dengan perolehan subsidi sebesar Rp 35 Triliun. Hal ini cukup merisaukan karena belanja operasional (opex) PLN setiap tahun mencapai angka sekitar Rp 44 Triliun, sehingga masih terdapat minus Rp 9 Triliun. Darimana kekurangan belanja operasional ini dapat ditutupi? Panja DPR memberikan usulan bahwa PLN dapat menaikkan tarif dasar listrik secara bertahap tahun depan.

Sementara investasi oleh asing masih diragukan kemampuannya, mengingat dari 18 Proyek Pembangkit Listrik yang merupakan Proyek Listrik Swasta (yang dibangun sejak tahun 2004-sekarang dan telah beroperasi), hampir separuhnya (atau 7 Pembangkit) dibuat dengan spesifikasi teknis yang tidak layak untuk Indonesia, sehingga sering sekali mengalami gangguan, seperti PLTU Cilacap dan PLTU Embalut.

Apa artinya bagi kita konsumen? Ada dua hal penting untuk persiapan tahun depan, yaitu:

  1. Aliran listrik (terutama di daerah Sumatra dan Kalimantan) diprediksikan akan makin sering mengalami pemadaman bergilir, mengingat kemampuan kapasitas terpasang yang tidak bisa mengalami peningkatan karena tidak ada cukup dana bagi PLN untuk melakukan investasi;dan
  2. Tarif listrik akan mulai naik, untuk memenuhi defisit belanja operasional PLN, sehingga kita harus mulai menyisihkan (sedikit) lebih banyak anggaran untuk bayar listrik setiap bulannya.

 

Sedia payung sebelum hujan, mungkin sudah saatnya masyarakat beralih ke energi alternatif untuk membangkitkan listrik, tenaga matahari katakanlah.

Sumber berita: Kompas edisi cetak 3

 

penulis: Yudiantoro

 

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook