Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Cilacap

PLTU Cilacap untuk Atasi Krisis Listrik 2005

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cilacap di Karangkandri, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah diharapkan dapat mengatasi krisis listrik jangka pendek. PLTU berkapasitas 600 Megawatt (MW) -- 2 X 300 MW -- yang dibangun konsorsium investor dari Republik Rakyat Cina (RRC), Cengda Engineering Corporation bekerja sama dengan PT Sumber Segara Primadaya, investor nasional yang dimulai pembangunannya Senin (29/12) ini dijadwalkan selesai tahun 2005.

“Sekitar tahun 2004 – 2005 listrik di Pulau Jawa, Madura, dan Bali akan mengalami krisis, karena pertumbuhan kebutuhan listrik yang terus meningkat. PLTU Cilacap berkapasitas 600 MW dan PLTU Tanjung Jari II berkekuatan 1200 MW yang akan selesai tahun 2006 nantinya untuk memenuhi kebutuhan listrik di Bali dan Jawa bagian selatan dengan sistem transmisi 500 KV," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro, seusai upacara pemancangan tiang pertama pembangunan PLTU Karangkandri di Pantai Tegalkatilayu, Cilacap, Senin (29/12).

Hadir dalam acara ini, antara lain Duta Besar RRC untuk Indonesia Lhu Shu Min, Dirut PT PLN (Persero) Edi Widiono, Assisten Logistik Kepala Staf TNI-Angkatan Darat Mayor Jenderal Kiswantoro, Wagub Jateng Ali Mutiz, dan Bupati Cilacap Probo Yulastoro. Dari investor, hadir Dirut PT Sumber Segara Primadaya Ahmad Ilham Rasyid dan Cao Huang dari Chengda Engeneering Corporation China.

Diungkapkan, pertumbuhan kebutuhan listrik, khususnya di Pulau Jawa, Madura, dan Bali terus meningkat, yakni sekitar enam persen per tahun. Pertumbuhan kebutuhan listrik itu masih lebih rendah dengan peningkatan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) sebesar delapan persen. Bedanya untuk memenuhi kebutuhan BBM, Pertamina dapat mengimpor BBM dari luar negeri, sedang untuk energi listrik harus membangun pembangkit sendiri.

PLTU Karangkandri yang menggunakan batu bara, menurut Purnomo, cukup kompetitif, ramah lingkungan, dan murah, karena Indonesia harus mencari teknologi dan sistem yang cukup murah untuk dikembangkan.

Rencana pembangunan PLTU yang menggunakan bahan bakar batu bara dan akan menelan dana sebesar Rp 4 triliun, menurut Menteri ESDM, sudah dirintis sejak tahun 1990. Tetapi, pembangunan proyek ini terpaksa dihentikan ketika krisis ekonomi melanda Indonesia. Tetapi, kini pemerintah menghidupkan kembali pembangunan proyek kelistrikan, terutama untuk memenuhi kebutuhan listrik di Jawa, Madura, dan Bali.

“Ini sejalan dengan tekad pemerintah untuk membuat pondasi ekonomi yang kokoh. Apalagi, saat ini sudah ada geliat investasi," ujar Purnomo.

Menyuntikan ke leher

Menurut Dirut PLN, terhentinya pembangunan proyek kelistrikan di Indonesia sebagai dampak dari krisis ekonomi tahun 1997 membuat Indonesia mengalami krisis tenaga listrik. Sementara kebutuhan listrik, khususnya di Pulau Jawa, Madura, dan Bali terus meningkat.

PLTU Karangkadri, Cilacap ini nantinya akan digabung dengan jalur transmisi 500 KV bagian selatan untuk meningkatkan tegangan listrik di Jawa bagian selatan yang saat ini sangat rendah.

“PLTU Cilacap ini ibarat menyuntikann listrik langsung ke leher," ujar Dirut PLN. Sebab, PLTU yang diharapkan akan beroperasi tahun 2005 ini akan memberikan injeksi langsung ke leher untuk mengatasi beban yang selama ini menjadi beban jaringan transmisi di Jawa Barat dan Jakarta. Dengan pemancangan tiang pertama pembangunan PLTU (ground breacking) ini tidak ada kata lagi untuk mundur.

Menurut Probo Yulastoro, lokasi proyek PLTU Karangkandri menempati area seluas 100 hektar. Sebagian besar lahan untuk proyek ini milik TNI -AD dan sebagian tanah penduduk.

Dengan pembangunan proyek kelistrikan di daerahnya, menurut Bupati Cilacap, selain diharapkan menyerap tenaga kerja lokal, juga akan akan menghidupkan kembali predikat Kota Cilacap sebagai kota industri. Karena selain PLTU ini, ada insvestor yang tertarik menanamkan modalnya di Cilacap, di antaranya dari Australia yang akan membangun pabrik gula. (NTS)

Sumber : .kompas.

Cilacap, Kompas -
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook