Alpen Steel | Renewable Energy

~ Teknologi Dan Pemanfaatan Energi Angin

WIND ENERGY, Potential kah?

Wind is a form of kinetic energy is still nelum optimally utilized in Indonesia. Bedasarkan dari sumber (Kepala Penelitian dan Pengembangan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Nenny Sri Utami, membacakan pidato Menteri ESDM saat membuka seminar Teknologi dan Pemanfaatan Energi Angin sebagai Peluang Usaha Baru di Bogor, Rabu (28/3)), kecepatan angin di wilayah Indonesia umumnya di bawah 5,9 meter per detik yang secara ekonomi Bedsarkan from source (Head of Research and Development Department of Energy and Mineral Resources (ESDM), Nenny Sri Utami, read a speech the Minister of Energy and Mineral Resources at the opening seminar of Technology and Wind Energy Utilization for New Business Opportunities in Bogor, Wednesday (28 / 3)), velocity winds in the Indonesian region is generally below 5.9 meters per second that are economically

kurang layak untuk membangun pembangkit listrik. less feasible to build power plants. Namun, bukan berarti hal itu tidak bermanfaat. However, that does not mean it's not useful. Secara Matematik, jenis energi ini akan mengubah tenaga kinetik (0.5 mv^2) dari angin menjadi energi bentuk lain (listrik, windmill, dan pompa). In mathematics, this kind of energy will change the kinetic energy (0.5 mv ^ 2) of the wind into other forms of energy (electricity, Windmill, and the pump). Sehingga untuk pembangkit listrik, formula yang umum digunakan adalah P [W] = 0.5 x rho [kg/m^3]x A [m^2] x (v [m/s])^3 x efisiensi. So for power plants, the general formula used is P [W] = 0.5 x rho [kg / m ^ 3] x A [m ^ 2] x (v [m / s]) ^ 3 x efficiency. Sehingga faktor yang sangat berperan dalam pembangkitan energi angin adalah kecepatan, baru disusul luasan turbin (sudu), dan efisiensi (kajian-energi.blogspot)Berdasarkan hal tersebut perlu dicari pemanfaatan yang potensial dari energi angin. So that the factors that are involved in the generation of wind energy is speed, followed by expansion of the new turbine (blade), and efficiency (study-energi.blogspot) Based on this need to find the potential utilization of wind energy. energi angin dengan kecepatan dibawah 3 meter perdetik dapat menggerakkan pompa air sehingga petani yang memanfaatkannya bisa menghemat Rp.

wind energy at below 3 meters per second can move the water pump so that the farmers who use them can save Rp. 132.000 per hari (Kompas, opensubscriber). 132,000 per day (Kompas, opensubscriber). Berbeda lagi untuk daerah Flores (NTT), dengan kecepatan angin sekitar 7 meter per detik saat ini di flores telah dikembangkan pembangkit tenaga listrik dengan daya satu mega watt (TechnologyIndonesia). Different again for the Flores (NTT), with wind speeds of about 7 meters per second today in flores has developed power plants with a mega-watt power (TechnologyIndonesia). perbedaan kecepatan angin di indonesia sangat perlu untuk dipetakan dengan tujuan melihat potensi pengembangan pemanfaatan energi angin tiap-tiap daerah. wind speed difference in Indonesia is very necessary to be mapped in order to see the potential development of wind energy utilization of each region.

AdsenseCamp Iklan Pay Per Click Indonesia

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook