Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pemanfaatan Angin Sebagai Pembangkit Listrik

Air Akan Habis, Tenaga Angin Pun Dilirik

Tenaga air tidak dapat diharapkan. Sedang minyak dan batu bara dipastikan segera habis. Oleh karena itu Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melirik pemanfaatan angin sebagai pembangkit listrik.

Riset pertama dilakukan di daerah Sukabumi, Jawa Barat, yang berdekatan dengan Laut Selatan. Angin laut berkecepatan tujuh meter per detik diharapkan dapat membuat listrik berkapasitas 100 kilowatt.

"Ttu sudah termasuk kecepatan yang bisa dikomersialkan," kata  Koordinator Teknologi Kelistrikan dan Energi Baru Terbarukan Departemen ESDM, Verina J Wargadalam, saat mengikuti International Workshop on Advanced Material for New and Renewable Energy di Jakarta, Selasa (9/6).

Uji coba, terang Verina, menindaklanjuti teknologi sumber daya angin yang dikembangkan  Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan). Selama ini Lapan hanya mengolah angin menjadi listrik secara keci-kecilan dan hanya untuk kepentingan industri penerbangan.

Oleh karena itu, Departemen ESDM akan melakukan riset pengembangan lebih besar dengan target kapasitas awal sebesar 100 KW. Mesin pembangkit telah dibangun dan diharapkan dapat beroperasi 2010.

Selain dengan Lapan, Departemen ESDM akan bekerja sama instansi lainnya termasuk Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIP) dalam proses pengontrolannya.

Namun Verina belum dapat memastikan tenggat waktu riset itu karena sangat tergantung biaya dari pemerintah, khususnya untuk membeli peralatan.

Dia juga tidak dapat menyebutkan dana pembangunan karena peralatan yang akan dibeli bersifat stereotype yang memiliki kekhususan jenis dan pemanfaatannya. "Beda dengan peralatan lain yang bisa dibeli dalam jumlah tertentu. Kalau peralatan stereotype harus dibeli satu-satu," katanya.

Jika riset itu berhasil, Departemen ESDM akan melakukan pengembangan selanjutnya ke daerah-daerah lain, dengan syarat memiliki potensi kecepatan angin minimal enam meter per detik. "Banyak daerah yang memiliki (syarat) itu, seperti di Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Utara," katanya.

Tentunya wilayah pesisir selatan Kalsel juga dapat mencobanya.

(ant)

JAKARTA.
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook