Alpen Steel | Renewable Energy

~ Kapan Tarif Listrik Indonesia Seperti Vietnam ?

Kapan Tarif Listrik Indonesia Tiru Vietnam?

Berjalannya sektor indutri memang sangat tergantung dengan tersedianya kebutuhan energi. Dengan kesediaan pasokan energi listrik yang cukup murah, hal itu secara tidak langsung juga akan membantu pertumbuhan di sektor industri.

"Untuk menyelamatkan sektor industri, pemerintah sebagai regulator harus segera menurunkan harga energi listrik dengan ongkos yang lebih murah," kata Vice President Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat di Jakarta, Kamis (22/10) sore.

Kebutuhan energi listrik untuk keperluan industri memang merupakan suatu hal yang paling dominan dalam berjalannya sektor perindustrian terhadap peningkatan ekspor. Hal ini bisa dilihat dari perkembangan ekspor industri yang terjadi di Vietnam, yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Menurut data yang dihimpun API, terhitung sejak 2007, ekspor industri di Vietnam mengalami pertumbuhan yang demikian pesat, dengan pencapaian angka pendapatan hingga 9,8 miliar dollar AS atau hampir mendekati pencapaian angka ekspor di Indonesia yang mencapai 10 miliar dollar AS, yang sudah dilakukan hampir tiga puluh tahun belakangan ini.

Keberhasilan Vietnam dalam meningkatkan ekspor industrinya terlihat jelas dari harga pasokan listrik yang ditawarkan oleh regulator lokal di sana, kendati harga listrik untuk keperluan industri di Vietnam dibeli dari Laos, yang mempunyai hydropower cukup besar. Akan tetapi, tetap saja harga yang ditawarkan untuk keperluan industri lokal di Vietnam jauh lebih murah dibandingkan di Indonesia.

"Di Vietnam, harga pasokan energi listrik jauh lebih murah dibandingkan dengan Indonesia. Kenapa demikian? Karena perusahaan listrik di Vietnam tidak mempunyai kewajiban untuk mengambil profit sedikit pun dari pelaku industri lokalnya. Adapun di Indonesia, PLN yang berbentuk BUMN mempunyai kewajiban menyetor profit minimum 5 persen. Inilah salah satu faktor yang menyebabkan kenapa ongkos listrik untuk keperluan industri di Indonesia terus mengalami peningkatan," papar Ade.

Lebih lanjut, Ade menambahkan bahwa ongkos listrik untuk keperluan industri di Indonesia jauh lebih mahal dibandingkan dengan Vietnam dan China. Selain itu, harga listrik untuk keperluan industri di Indonesia juga jauh lebih mahal dibandingkan harga listrik untuk kebutuhan rumah tangga. Padahal, semestinya harga listrik untuk kebutuhan industri harus jauh lebih murah ketimbang untuk kebutuhan rumah tangga karena menyangkut hajat hidup orang banyak.

 

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook