Alpen Steel | Renewable Energy

~Pemerintah Tetapkan Harga Rp 110.000 per Unit dalam Tender Kompor Gas

 Kementerian Negara Koperasi dan UKM (KUKM) menetapkan, pemerintah mematok harga maksimal untuk kompor gas satu mata tungku dalam tender pengadaan sebesar Rp 110.000 per unit. Tender dalam rangka program konversi energi dari minyak tanah ke gas elpiji ini untuk pengadaan 400.000 unit kompor gas. 

Hingga Jumat (23/2) pekan lalu, lebih dari 30 perusahaan sudah mendaftar untuk ikut tender pengadaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM ini. Kepala Biro Umum Kemennegkop dan UKM Prakoso BS mengatakan, jumlah peserta tender tersebut kemungkinan akan bertambah karena pendaftaran baru ditutup hari ini (Senin-26/2).

Menurut Prakoso, harga maksimal sebesar Rp 110.000 untuk per unit kompor gas plus regulator dan selang. Sementara spesifikasi kompor yang diminta adalah kompor dengan satu tungku dari sebelumnya dua tungku. Penetapan harga ini disesuaikan dengan anggaran untuk pengadaan sebesar Rp 40 miliar. Sementara sekitar Rp 18,2 miliar untuk biaya distribusi dan pencacahan masyarakat yang membutuhkan kompor gas.

"Kami menetapkan maksimal harga kompor gas satu tungku sebesar Rp 110.000 per unit. Tapi kami berharap dari peserta tender ada yang bisa menawarkan di bawah," kata Prakoso di Jakarta, pekan lalu.

Dia menjelaskan, pemenang tender akan diumumkan pada pekan kedua Maret 2007, sehingga pada awal April 2007 kompor gas sudah bisa distribusikan ke masyarakat. Oleh karena itu, tender kompor gas kali ini diharapkan bisa berjalan sesuai rencana dan seluruh syarat, baik administrasi dan teknis, bisa dipenuhi oleh peserta tender.

Lebih jauh Prakoso mengatakan, panitia tender pengadaan kompor gas teridiri dari tim gabungan dari Kemennegkop dan UKM, Departemen Perindustrian, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Perusahaan yang telah mendaftar tersebut antara lain PT Pindad, PT Rinnai, PT Subur Jaya Teguh, PT Maspion, PT Arto Metal, PT Citra Surya Abadi, PT Wika, PT Dempo Mandiri, PT Sanken, dan Sugih Mukti Abadi.

Sementara itu, Departemen Perindustrian (Depperin) akan memverifikasi setiap produsen yang mengikuti tender pengadaan kompor gas dalam program konversi energi ini.

"Depperin sudah mengeluarkan spesifikasi teknis untuk lima komponen, yakni tungku kompor, regulator, selang, tabung baja 3 kg, dan katup. Ini untuk mengantisipasi adanya produsen kompor gas yang tidak memenuhi standar," kata Direktur Industri Logam Depperin I Putu Suryawirawan.

Secara terpisah, kalangan pengusaha kompos gas domestik mendesak pemerintah untuk tidak melakukan impor, karena produksi dari industri di dalam negeri sudah mencukupi. "Kami memahami harga jual kompor gas dari China lebih murah 20 persen

 

 

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook