Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pertumbuhan Permintaan Listrik Perlu Diimbangi

Permintaan Listrik Perlu Dikelola

Krisis listrik terjadi karena pesatnya pertumbuhan permintaan listrik tidak diimbangi penambahan jaringan distribusi dan pembangkit. Untuk itu, permintaan listrik perlu dikelola dengan baik.

”Indonesia tidak krisis energi, tetapi kekurangan cadangan energi listrik,” kata Direktur Pengkajian Energi Universitas Indonesia Prof Iwa Garniwa dalam seminar ”Masalah dan Solusi Krisis Listrik di Jakarta dan Tangerang”, Kamis (3/12) di Jakarta.

Tulus Abadi, pengurus harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, menilai, krisis kelistrikan saat ini secara korporat merupakan tanggung jawab manajemen PLN. Namun, secara kebijakan menjadi tanggung jawab negara, yaitu pemerintah pusat dan daerah. ”Jangan politisasi kelistrikan nasional sehingga tarif dasar listrik jauh di bawah nilai keekonomian,” ujarnya.

Krisis listrik, ujar Iwa, terjadi karena daya pasok lebih kecil daripada beban puncak dan ada sumbatan sistem transmisi. Dalam sistem kelistrikan Jawa, Madura, dan Bali, hampir setiap trafo dibebani lebih dari 100 persen.

Adapun penguatan pada jaringan distribusi masih kurang. Di Jakarta dan Tangerang, pertumbuhan beban listrik lebih dari 6 persen. Namun, tidak ada penambahan pembangkit, transmisi, dan gardu induk karena dana terbatas. ”Pasokan dan kebutuhan listrik yang seimbang dibutuhkan distribusi DKI Jaya dan Tangerang,” ujarnya.

”Masyarakat Indonesia terlalu boros mengonsumsi energi dibanding negara lain di Asean sehingga permintaan perlu dikelola,” ujarnya.

Pemerintah harus memasyarakatkan konservasi energi nasional melalui program hemat energi dengan insentif dan regulasi yang mendorong pemanfaatan peralatan hemat energi.

Dari sisi pelanggan, efisiensi penggunaan listrik diperlukan menuju efisiensi produksi sekaligus meningkatkan pendapatan pelanggan dengan berkurangnya biaya listrik.

General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang Purnomo Willy menyatakan, PLN akan membangun 2 gardu induk tahun 2012 untuk memperkuat sistem kelistrikan di Jakarta dan Tangerang. Dua gardu itu akan dibangun di Plumpang, Jakarta Utara, dan Duri Kosambi, Jakarta Barat, masing-masing 2 x 400 megawatt. (EVY)

JAKARTA, KOMPAS. 

 

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook