Alpen Steel | Renewable Energy

~ Penerapan Sistem Interkoneksi Oleh PLN

Riau Masih Kekurangan Energi Listrik
 
Sistem interkoneksi yang diterapkan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sangat membantu kebutuhan energi listrik di propinsi Riau. Karena, kemampuan dua pembangkit yang ada di propinsi Riau hanya 146 Megawatt. Hal tersebut dikatakan manajer sektor Pekanbaru PT PLN pembangkit dan penyalur Toni Hutabarat kepada wartawan diruang kerjanya, di ruang kerjanya.

Kedua pembangkit yang ada di Riau seperti PLTA Koto Panjang hanya berkekuatan sebesar 114 Mw dan PLTG Teluk Lembu sebesar 32 Mw. Jika keduanya digabungkan kemampuan daya yang ada hanya 146 Mw. Sementara, beban yang akan ditanggung lebih dari 200 Mw. "Kalau begitu, kita ini masih manim, katanya.

Walaupun dalam hitungan seperti itu masih minim. Namun dengan sistem interkoneksi sumbagsel dan sumbagteng. Secara bertahap kebutuhan itu bisa terpenuhi. Sistem interkoneksi ini, masih kata Toni memiliki daya mampu sekitar 1250 Mw. sedangkan beban puncaknya sekitar 1100 hingga 1200 Mw, jelasnya.

Sumatera Lumbung Pembangkit Sistem interkoneksi, Sumbagsel dan Sumbagteng. BIsa saling menambahkan dan memberikan masukan pada daerah lain. Sumbagsel misalnya, yang meliputi daerah Lampung dan Bengkulu, terutama sekali Sumatera Selatan merupakan daerah lumbungnya pembangkit "Di sana (Sumsel-red), mereka itu surplus," kata Tony.

Tidak di situ saja. Di daerah Sumbagut meliputi Sumatera Utara dan Nanggro Aceh Darussalam juga lumbungnya pembangkit. MIsalnya di Sumatera Utara sejumlah pembangkit bakal beroperasi pada 2007 mendatang.

Misalnya, PLTA Labuhan Angin Sibolga I kekuatan 20 MW, PLTB (Pembangkit LIstrik Panas Bumi) Sarula kekuatan 340 Mw dan PLTA Renun. Semuanya itu berada di daerah Sumatera Utara. Memang, kebutuhan listrik untuk daerah NAD, lanjut dia memang disuplay dari Sumut.

Kemudian, PLTU Tarahan dan PLTU Peranap. Bakal menambahkan cacatan pembangkit di pulau Sumatera. Pembangkit yang sekarang dalam pelaksanaan seperti PLTU Taharan, PLTA Labuhan Angin, PLTB Sarula dan PLTA Renun dengan kekuatan 82 Mw.

Sekarang, masih dalam penjajakan, lanjut dia. Sudah dalam tahap surpay. Listrik dari Sumatera ini akan di eksport ke Malaysia melalui Dumai-Pulau Rupat hingga Malaka (Malaysia), terangnya.(ea)
 
PEKANBARU (Riau Online): 
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook