Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pemkab Akan Bangun PLTB

Pemkab akan Ekspos PLTB

Bupati Rohul H Achmad akan menggelar ekspos dengan Dinas Bina Marga Pengairan dan Pertambangan (BMPP) terkait kesiapan untuk melanjutkan pembangunan Perusahaan Listrik Tenaga Batu Bara (PLTB). Dipastikan, pembangunan tersebut tanpa kerja sama dengan PLN Wilayah Riau dan Kepri, menyusul belum dimasukkannya Rohul ke dalam perencanaan krisis listrik nasional.

Menurut Achmad, Sabtu (12/9) malam mengaku kecewan terhadap sikap PLN Wilayah Riau dan Kepri yang belum masukan Rohul dalam perencanaan krisis listrik nasional. Sebab, selama 2 tahun mengurus perizinan kerja sama membangun PLTG untuk mengatasi kiris listrik langsung ke Pusat, tapi pada kenyataan Rohul tak masuk dalam perhitungan PLN Pusat.

”Namun saat-saat terakhir pembahasan tiba-tiba PLN Pusat tidak mengakomodir rencana pembanguna PLTG di daerah kita, karena alasan PLN Wilayah Riau dan Kepri tidak memasukan dalam perencanaan mengatasi krisis listrik nasional. Melalui ekspos dengan Kadis BMPP nanti, kita bisa mengetahui apa sebenarnya masalah yang terjadi, kita tetap lanjutkan pembangunan PLTB tanpa kerja sama PLN,” kata Achmad.

Tanpa izin dan kerja sama dengan PLN, Pemkab Rohul tetap mencari investor untuk membangun listrik sendiri. Sehingga, ditargetkan bisa memasok secara bertahap kekuatan listrik 10 megawatt atau dapat memenuhi kebutuhan 2.000 KK tiap kecamatannya.
”PLN memang sudah keterlaluan, kita sudah letih memperjuangkan agar PLTB bisa segera dioperasikan, namun karena monopoli PLN, maka pembangunan PLTB buyar. Namun dengan UU Kelistrikan 2009 yang baru dan telah disahkan, kita tetap bertekat membangun PLTG dengan kerja sama investor tanpa melibatkan PLN,” tegas Achmad.

2010 Menyala
Proses pembangunan PLTB nantinya akan dilaksanakan bertahap, tahap awal direncanakan membangun kekuatan 10 megawatt atau 20 megawatt terlebih dahulu dan terget selanjutnya mengatasi krisis listrik per kecamatan. ”Berpedoman UU Kelistrikan 2009 yang baru dan kita akan bekerja sama dengan swasta untuk mengelola listrik di daerah kita,” ucap Bupati.
Achmad memperkirakan paling lambat akhir tahun 2010 listrik di Kabupaten Rohul sudah menyala, saat ini izin operasionalnya sedang dalam pengurusan, di Pusat. Komitmen Pemkab untuk mencari jalan keluar mengatasi krisis listrik dengan membangun pembangkit didukung masyarakat dan akan mencoba mengajak perusahaan swasta membagi kelebihan arus listrik ke luar lokasi perusahaan.

Kepedulian masyarakat yang tergabung dalam Kopersi yang mendirikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) seperti di beberapa desa di Kecamatan Kepenuhan Hulu sudah diresmikan pemakaiannya beberapa bulan lalu, merupakan bagian dari upaya mengatasi krisis listrik di Rohul.
"Saat ini Pemkab Rohul sedang membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas, sebesar 6 MW yang terletak di Desa Tanjung Belit, Kecamatan Rambah, dimana seluruh peralatan mesin sudah disediakan. Namun yang menjadi kendala adalah masalah perizinan operasional yang belum dikeluarkan PLN Pusat.

tuturnya. n fer, yus

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook