Alpen Steel | Renewable Energy

~ Energi Listrik PLN Di Pedesaan Belum Terjangkau

Ada 534 Desa Belum Nikmati Listrik

Sebanyak 534 dari 2.946 desa yang tersebar di 24  kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, hingga saat ini belum terjangkau energi listrik PLN ataupun yang dibangun Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Sulsel akibat keterbatasan dana dari pemerintah pusat.
    
"Masih ada 18,13 persen desa terpencil, termasuk sebagian pulau-pulau yang dihuni ratusan kepala keluarga di sejumlah kabupaten belum menikmati penerangan listrik sehingga masyarakatnya mengalami ketertinggalan," kata Kepala Distamben Sulsel Sampara Salman di Makassar, Selasa (4/8).
    
Guna mengatasi hal itu, lanjutnya, pihaknya sejak tahun 2008 membangun 2.300 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Matahari (PLTMH) berkapasitas 50 kilowatt (kw)/unit di daerah ini dengan investasi Rp 23 miliar.
Pemasangannya diprioritaskan pada daerah terpencil yang sulit dijangkau jaringan listrik PLN karena lokasi desa tersebut berada di perbukitan, di bawah kaki gunung serta pulau-pulau yang memiliki potensi, tetapi masyarakatnya masih menggunakan penerangan dari sumbu lampu minyak tanah.
    
Setiap kabupaten/kota di provinsi ini, tidak termasuk kabupaten Toraja Utara yang dimekarkan tahun lalu dari induknya Kabupaten Tanatoraja, memperoleh 100 unit PLTS bernilai Rp 1 miliar, katanya seraya menambahkan, target pemasangan 2.300 unit PLTS/PLTMH tahun ini dapat direalisasi karena masih ada pembangkit listrik yang belum terpasang.
    
"Kita harapkan tahun 2009 tidak ada lagi desa tertinggal/terpencil di provinsi ini yang gelap-gulita tetapi sudah terang-benderang dengan cahaya lampu di rumah warga, meskipun hanya dua atau tiga lampu 10 watt," katanya.
    
Sebab, masalah listrik pedesaan sudah bisa ditanggulangi pemerintah dengan membangun PLTS program Kementerian ESDM kerja sama pemerintah provinsi Sulsel sehingga PLN sisa memusatkan jaringan listriknya di kota kabupaten dan kecamatan.
    
Hanya saja, ungkapnya, diperlukan sinkronisasi program dan koordinasi kinerja yang kuat dari instansi yang berwenang menangani sektor pertambangan di daerah ini, termasuk Pertamina yang melakukan distribusi penyaluran BBM (solar) ke PLN lancar dan tidak putus-putus karena lampu bisa padam sebab pasokan kurang lancar.
    
Terkait dengan pengembangan energi alternatif dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam seperti biomassa (1.663,18 ton) dan batu bara (36,524 ribu ton), lanjutnya, hal itu merupakan kebutuhan yang sangat mendesak untuk difungsikan dengan bersinergitas kebijakan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.


XVD
Sumber : Ant
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook