Alpen Steel | Renewable Energy

Pemadaman Listrik Rugikan Pengusaha Hingga Miliaran

Pemadaman listrik yang terjadi beberapa pekan terakhir mengakibatkan kerugian besar bagi 3.000 perusahaan di Kabupaten Tangerang.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Tangerang memperkirakan kerugian akibat pemadaman listrik yang tanpa pemberitahunan sebelumnya telah mengakibatkan kerugian mencapai ratusan miliar rupiah. Selain kerugian material, perusahaan terutama yang melakukan ekspor ke luar negeri mengalami kerugian inmaterial.

"Sangat jelas, kerugian material dan inmaterial besar dialami perusahaan-perusahaan," kata Ketua Apindo Kabupaten Tangerang, Hery Rumawatinekepada Kompas, Minggu (18/10).

Sekretaris Apindo Kabupaten Tangerang, Juanda Usman mengatakan, dalam sehari kerugian secara keseluruhan yang dialami akibat pemadaman listrik itu mencapai minimal Rp 5 miliar.Hery menjelaskan, kerugian itu antara lain pemadaman listrik mengakibatkan beban biaya produksi meningkat akibat difungsikannya genset sebagai cadangan listrik. "Untuk menghidupkan genset membutuhkan bahan bakar minyak. Ini berarti menambah biaya pengeluaran dari perusahaan," jelas Hery.

Juanda mengatakan, kerugian lain adalah produksi terhenti. "Produksi yang terhenti mengakibatkan perusahaan menanggung upah buruh yang tidak bekerja pada saat terhentinya produksi.

"Yang lebih parah adalah perusahaan pabrik plastik. Pemadaman yang dilakukan pada saat proses produksi berlangsung mengakibatkan bahan baku yang sudah diproses itu tidak bisa digunakan lagi. Kerugian beban biaya prduksi menjadi lebih besar," jelas Juanda.

Kerugian yang lebih parah, kata Hery dan Juanda, adalah produksi terhenti sehingga mengakibatkan pesanan barang kespor ke luar negeri menjadi tertunda.

"Dengan adanya pemadaman ini buyer protes karena tertundanya pengiriman barang. Sudah pasti ini bakal terjadi," jelas Hery. Namun, Hery belum bisa menjelaskan secara pasti berapa perusahaan yang mendpaat komplain dari buyer.

"Kerugian yang sangat besar adalah hilangnya kepercayaan buyer kepada perusahaan-perusahaan kita," tambah Hery.

Hery dan Juanda mengatakan, pemerintah dan PLN seharusnya berkoordinasi dengan pengusaha. Sebelum memadamkan arus listrik, sebaiknya memberitahukan terlebih dulu sehingga perusahaan sudah mempersiapkan diri.

"Jangan mematikan listrik tanpa didahului pemberitahuan. Dengan pemadamanan listrik yang tidak melalui kordinasi,kami pengusaha dapat mengalami kerugian akibat tidak adanya persiapan yang mereka lakukan," papar Hery.

Menurut Hery, kini pihaknya masih mendata kerugian akibat pemadaman listrik yang hingga kini masih terjadi.

Laporan wartawan KOMPAS Pingkan E Dundu

TANGERANG, KOMPAS.

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook