Parahnya Listrik di Sulsel

Pemadaman listrik di Sulsel makin tidak terkendali. Intensitasnya bahkan sudah mencapai empat jam dalam sehari atau naik 100% dari sebelumnya yang hanya dua jam.

Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu kelangsungan sektor industri di Makassar dan sekitarnya.Apalagi,pemadaman yang tidak didahului dengan pemberitahuan,bisa menimbulkan kerugian material bagi pelaku industri jika berlangsung lama. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel La Tunreng bahkan memprediksi, akibat pemadaman listrik akan mendorong biaya produksi meningkat karena pelaku industri menggunakan genset dalam mengoperasionalkan usahanya.

”Selisih harga antara menggunakan genset dan aliran listrik dari PLN cukup jauh berbeda. Sehingga jika pemadaman terus berlangsung dikhawatirkan pertumbuhan industri dan ekonomi akan terganggu secara signifikan, seperti investor menarik inevstasinya dari Sulsel,” kata La Tunreng kemarin

Olehnya itu, menurut La Tunreng, masalah ketersediaan pasokan listrik ini mestinya juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah, baik Pemprov Sulsel maupun Pemkot Makassar. ”Pemerintah mestinya menjamin dan mengambil peran penting dalam pengembangan sumber pembangkit listrik,termasuk menjaga ketersediaannya agar iklim invenstasi tetap kondusif,”ujar La Tunreng.

MAKASSAR

 


Baca Juga:
Artikel sebelumnya:

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum