Alpen Steel | Renewable Energy

~ Di Lampung Krisis Listrik Berkepanjangan

 Krisis Listrik di Lampung Hingga 2011

Krisis listrik di Lampung diperkirakan akan berlangsung hingga tahun 2011. Pertumbuhan pelanggan baru meningkat 8-15 persen tidak mampu dipasok oleh perusahaan penyedia strum. Hal tersebut diutarakan Kepala Humas PerusaHan Listrik Negara (PLN) Wilayah Lampung, Sumargo, Kamis (1/10).

Sumargo mengatakan, PLN hanya mampu menghasilkan energi sebesar 270-289 Mega Watt. Itu pun apabila pembangkit listrik beroperasi optimal. Hingga kini ketergantungan terhadap Sistem Interkoneksi Sumatera masih sangat besar. Pada beban puncak, kebutuhan listrik di Lampung mencapai 400 MW. Sedangkan siang hari hanya 270-280 MW.

Untuk menutupi kekurangan itu, pihaknya mendapat bantuan dari Sistem Interkoneksi Sumatera. Hal tersebut akan terus berlangsung sampai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sibalang, Lampung Selatan, selesai.

Menurut dia, PLN merancang PLTU Sibalang guna menyediakan energi listrik sebesar 2 x 100 MW. PLTU Sibalang direncanakan akan selesai pada 2010. Namun, berdasarkan pemantauan terakhir pada bulan Ramadhan lalu, penyelesaian pembangunan PLTU Sibalang akan tertunda hingga 2011.

"Kami masih kekurangan dana untuk percepatan penyelesaian proyek itu dan saat ini masih terus berupaya mencari sumber dana baru, " kata Sumargo. Kini, sejumlah pembangkit yang menjadi penghasil energi listrik Lampung adalah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batu Tegi, PLTA Way Besai dan PLTU Tarahan.(**)  

Bandar Lampung

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook