Alpen Steel | Renewable Energy

~ Sumber Dana PLTU Sumut Belum Cair

Belum Ada Sumber Dana untuk PLTU Sumut

Meski ditargetkan beroperasi pada 2010, Pembangkit Listrik Tenaga Uap Sumatera Utara di Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, hingga saat ini masih belum mendapat kepastian sumber dana untuk pembangunannya. Proyek pembangkit yang merupakan bagian dari program percepatan pembangkit listrik 10.000 megawatt di Indonesia tengah dicarikan sumber pembiayaannya.

Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Fahmi Mochtar mengungkapkan, proyek pembangunan PLTU Sumut yang rencananya berkapasitas 2 x 200 megawatts ini tengah dicarikan sumber pembiayaannya. "Masih dilakukan negosiasi dengan konsorsium perbankan, baik dalam negeri maupun luar negeri. Bank dalam negeri, seperti BRI, sudah menyatakan ketertarikannya membangun PLTU Sumut," kata Fahmi.

Namun, PLN masih belum dapat memastikan sumber pembiayaan untuk pembangunan PLTU Sumut ini bisa diperoleh dalam waktu dekat, mengingat situasi krisis keuangan global yang sedang terjadi. "Tentu kami pun juga harus memikirkan tingkat suku bunga pinjaman banknya," ujarnya.

Hanya, kata Fahmi, meski sumber pembiayaan pembangunan PLTU Sumut masih dalam tahap negosiasi, kegiatan konstruksi tetap terus berjalan karena lahannya sudah dibebaskan. "Konstruksinya jalan terus sehingga kami masih yakin proyek ini tetap on schedule dan bisa dioperasikan pada 2010," katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Sumut Washington Tambunan meragukan PLTU Sumut bisa dirampungkan tepat waktu pada 2010. "Ini mengingat, banyak proyek pembangkit yang masuk program percepatan pembangunan pembangkit 10.000 megawatt di luar Jawa yang juga mengalami keterlambatan seperti halnya PLTU Sumut. Setahu saya, banyak proyek pembangkit yang masuk program percepatan pembangkit 10.000 megawatt di luar Jawa yang masih jalan di tempat," katanya.

Washington mengatakan, dalam pertemuan antara Dirut PLN dan Gubernur Sumut Syamsul Arifin pekan lalu, Pemprov Sumut secara resmi meminta kepada PLN agar pembangunan PLTU Sumut menjadi prioritas, mengingat kebutuhan besar energi listrik di provinsi ini. "Kami minta PLTU Sumut masuk prioritas karena banyak proyek serupa di luar Jawa yang belum konstruksi," katanya.

Akan tetapi, Fahmi mengatakan, tidak semua proyek pembangkit 10.000 megawatt di luar Jawa belum memasuki tahap konstruksi. Menurut Fahmi, PLTU di Lampung, Nusa Tenggara Timur, dan Gorontalo malah kemajuannya sudah lebih dari 50 persen. "Sebenarnya, PLTU yang di luar Jawa statusnya relatif masih sama," katanya.

Sementara itu, terkait masuknya pembangkit yang baru selesai dibangun ke sistem listrik Sumut yakni PLTU Labuhan Angin (2 x 115 megawatt), PLN mengklaim telah bisa membebaskan wilayah Sumut dari pemadaman bergilir. Unit I PLTU Labuhan Angin telah resmi beroperasi sejak November, sementara unit II direncanakan dapat beroperasi secara penuh pada Maret.

Pada awal tahun 2010 sistem listrik Sumut juga kembali mendapatkan pembangkit baru, PLTA Asahan I (2 x 90 megawatt) yang merupakan pembangkit pertama swasta atau independent power producer (IPP) di provinsi ini. "Masuknya PLTA Asahan I semakin memperbesar daya listrik yang dimiliki Sumut sehingga kami bisa berharap dalam tahun-tahun mendatang provinsi ini tidak kembali mengalami krisis listrik berkepanjangan," ujar Washington.

.indosat {font: bold italic 12px Tahoma;}BIL
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook