Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pemerintah Terlambat Lakukan Persentasi Hemat Energi

Standardisasi Hemat Energi Terlambat

Penggunaan berbagai perlengkapan rumah tangga maupun industri berlabel hemat energi sekarang makin marak. Namun, standardisasi untuk peringkat atau persentase kehematannya terlambat dilakukan pemerintah.

Demikian diungkapkan Kepala Balai Besar Teknologi Energi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Oktaufik, Minggu (18/5) di Jakarta.

"Di Indonesia sampai sekarang tidak ada kelembagaan khusus pemerintah yang bisa menguji peringkat kehematan suatu teknologi pemanfaatan energi," kata Oktaufik.

Menurut dia, standardisasi hemat energi untuk mengetahui peringkat atau persentase kehematan teknologinya tidak hanya bermanfaat bagi konsumen. Namun, standardisasi ini juga menguntungkan industri yang menggunakan teknologi-teknologi lama karena standardisasi disertai mekanisme evaluasi untuk meningkatkan efisiensi atau penghematan energinya.

Oktaufik mencontohkan, Balai Besar Teknologi Energi beberapa tahun terakhir ini mengkaji sumber keborosan energi pada industri PT Krakatau Steel. Dari kajian tersebut, ditemukan desain lama boros sehingga diperbarui dan terjadi penghematan sekitar lima persen.

Direktur Pengembangan Sumber Daya Energi BPPT Unggul Priyanto mengatakan, dalam kondisi ancaman krisis energi saat ini memang diperlukan mekanisme yang menunjang penghematan atau efisiensi pemanfaatan energi. Namun, dibutuhkan pula terobosan-terobosan penting untuk menciptakan teknologi energi yang makin optimal dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Indonesia memiliki cadangan batu bara sampai 58 miliar ton. BPPT sekarang masih dalam riset dan pengembangan untuk menjadikan batu bara cair itu sebagai substitusi bahan bakar minyak, seperti bensin, solar, dan minyak tanah," kata Unggul. (KOMPAS/NAW)

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook