Alpen Steel | Renewable Energy

~ Badan Tenaga Atom Internasional Dukung PLTN

IAEA DUKUNG RENCANA PLTN RI

Badan Tenaga Atom Internasional atau IAEA mendukung rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir RI yang sudah menjadi wacana selama beberapa tahun terakhir. Hal ini disampaikan oleh Staf Senior IAEA Ferenc Toth pada seminar Diplomasi Energi dalam Pemantapan Pembangunan PLTN di Indonesia di Jakarta, Senin (13/11).

Untuk mewujudkan cita-citanya memanfaatkan energi nuklir, Indonesia dapat menimba pengalaman dari negara-negara berkembang yang sudah berhasil di bidang itu, seperti Korea Selatan. Dalam paparannya, Toth memperlihatkan bagaimana satu PLTN hadir di satu negara, mulai dari sekadar proyek tau beres (turn key), mengombinasikan asing dan rekayasa dalam negeri (mixed), hingga swasembada (self-reliant).

Setelah menjadi wacana sejak dekade 1980-an, keinginan RI untuk mengoperasikan PLTN menghangat lagi dalam beberapa waktu terakhir, khususnya ketika harga minyak dunia melambung tinggi tahun lalu. Ancar-ancar yang banyak beredar adalah PLTN pertama RI akan menjadi kenyataan pada 2016. Namun, untuk bisa mencapai keinginan tersebut, tender sudah harus dilakukan tahun 2007 mengingat banyaknya persiapan yang harus dilakukan.

Harus bekerja sama

Di luar masalah teknologi dan tahapan mewujudkan, tantangan yang dihadapi Indonesia untuk memiliki PLTN amat banyak. Mulai dari dana, teknologi, kelembagaan, dan penerimaan masyarakat. Oleh karena itu, suka atau tidak suka, mau atau tidak, pemerintah harus bekerja sama dengan berbagai kalangan internasional dan dalam negeri.

Untuk faktor terakhir ini diplomasi diperlukan. Pertama-tama, seperti disampaikan oleh Duta Besar RI untuk Austria/Wakil Tetap RI untuk Organisasi Internasional, Triyono Wibowo, diplomasi ditujukan untuk memperoleh kepercayaan internasional, dan (lalu) mendapatkan kerja sama internasional, terutama dari negara/lembaga pemasok teknologi dan bahan nuklir.

Dewasa ini di dunia ada sekitar 400 PLTN yang sudah beroperasi, menghasilkan daya sekitar 370 giga-watt listrik, dan menyediakan sekitar 16 persen tenaga listrik dunia. Seiring dengan mahalnya harga minyak serta semakin tumbuhnya kesadaran tentang pemanasan global, sejumlah negara kini juga merencanakan pembangunan PLTN, termasuk Indonesia. (nin)

Sumber: Kompas 



  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook