Warning: mktime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/plugins/system/vvisit_counter.php on line 62

Warning: mktime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/plugins/system/vvisit_counter.php on line 95
~ Kementerian Riset Dan Teknologi Indonesia Terus Kembangkan PLTN
Warning: strtotime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 56

Warning: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 198

Warning: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 198

Warning: strtotime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 56

Warning: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 198

~ Kementerian Riset Dan Teknologi Indonesia Terus Kembangkan PLTN

PLTN
Persiapan Teknis Terus Dikembangkan

 

YOGYAKARTA, KOMPAS - Kementerian Riset dan Teknologi Indonesia terus mengembangkan teknologi dan persiapan teknis yang dibutuhkan untuk mendirikan pembangkit listrik tenaga nuklir.

Setelah gagasan di Semenanjung Muria, Jawa Tengah; dan Madura, Jawa Timur, ditolak masyarakat, Badan Teknologi Nuklir Nasional kini menguji kelayakan Banten dan Bangka Belitung sebagai lokasi.

Ajukan diri

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Suharna Surapranata mengatakan, Banten dan Bangka Belitung justru mengajukan diri menjadi lokasi PLTN. Daerah lain yang juga berminat menjadi lokasi PLTN adalah Kalimantan Timur.

”Sebenarnya, banyak kepala daerah yang berminat. Daerah-daerah ini yang umumnya sering bermasalah dengan tenaga listrik,” kata Suharna dalam Pertemuan Ketiga Asian Nuclear Safety Network (ANSN) tentang strategi keamanan nuklir di Yogyakarta, Kamis (22/4).

Pertemuan diikuti 13 negara dan sejumlah badan nuklir. Sejumlah negara tersebut, antara lain, adalah China, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Amerika Serikat.

Fokus utama pembahasan adalah mengenai bagaimana memperkuat jaringan kerja antara negara-negara yang berminat pada pengembangan PLTN.

Sosialisasi keamanan

Menurut Menristek, belum ada target waktu dan lokasi pembangunan PLTN baru. Saat ini, pemerintah tengah menggalakkan sosialisasi pada masyarakat bahwa tenaga nuklir aman digunakan.

Sosialisasi tersebut dinilai penting karena tingginya penolakan atas gagasan pembangunan PLTN.

Menurut undang-undang, PLTN harus dikembangkan di Indonesia antara 2015-2050. Pada 2050, ditargetkan 17 persen kebutuhan energi Indonesia dipasok dari pembangkit listrik tenaga nuklir.

Usulan

Ketua Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) Indonesia Natio Lasman mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menerima satu pun usulan mengenai jenis reaktor yang akan dibangun di Indonesia.

Pihak Bapeten Indonesia merupakan lembaga yang bertugas memberi izin pembangunan PLTN di Indonesia.

Sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi untuk membangun PLTN di antaranya, yaitu harus dijalankan pihak swasta, harus didirikan di atas tanah, serta menggunakan jenis PLTN yang telah teruji aman, setidaknya selama tiga tahun beroperasi di negara lain.

Dalam pertemuan ANSN tersebut, Direktur Jenderal Lembaga Nuklir Tingkat Asia National Nuclear Safety Administration Tian Jiashu mendorong Indonesia untuk terus mengembangkan PLTN.

”Indonesia sebenarnya sudah siap karena sejak 1980 sudah ada tiga reaktor nuklir di sini. Tetapi, memang masih butuh persiapan-persiapan teknis untuk menuju ke sana,” ujarnya. (IRE)

 

Sumber : Kompas


Baca Juga:
Artikel sebelumnya:

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum