Alpen Steel | Renewable Energy

~ Kementrian Negara Riset Dukung PLTN

Guru dan Murid "Digiring" Dukung PLTN

Kementerian Negara Riset dan Teknologi secara tidak langsung mulai ”menggiring” para guru beserta
murid tingkat SD, SMP, hingga SMA di Kabupaten Kudus, Pati, dan Jepara, Jawa Tengah, untuk mendukung pembangunan
pembangkit listrik tenaga nuklir atau PLTN. Hal itu ditandai dengan pembagian secara gratis buku suplemen setebal 25
halaman yang berjudul PLTN Manfaat dan Potensi Bahayanya.
Khusus di Jepara, Sabtu dan Minggu (30/3), Kementerian Ristek bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Jepara menggelar Sarasehan Pengenalan PLTN.
Menurut guru Matematika SMP Keluarga Kudus, Basuki Sugita, buku yang diterima melalui Dinas Pendidikan Nasional
Kabupaten Kudus dari sisi penampilan cukup bagus. Namun, isinya tidak lengkap. Lebih mengedepankan ”cerita sukses”
pembangunan PLTN.
Padahal, menurut dia, jika mau lengkap dan imbang dalam penyampaian informasi, ada banyak cerita dan bukti tentang
berbagai bentuk bencana yang terjadi akibat beroperasinya PLTN, contohnya kasus Chernobyl.
Selain itu, menurut dia, tidak dijelaskan secara mendalam tentang sumber energi alternatif di luar PLTN yang bisa
dimanfaatkan dan potensinya ada di Indonesia, misalnya energi surya dan angin, sehingga guru dan murid memperoleh
gambaran lengkap. ”Tidak melulu menjelaskan soal PLTN,” ujar Basuki.
Hal itu tercermin dalam kata pengantar buku suplemen oleh Deputi Menteri Negara Ristek Bidang Dinamika Masyarakat
Carunia Mulya Firdausy, yang mengatakan, ”Buku suplemen PLTN merupakan upaya awal untuk memberikan wawasan ilmu
pengetahuan dan teknologi.”
Wawasan ilmu pengetahuan, khususnya yang menyangkut PLTN, menurut dia, antara lain bisa diperoleh dari buku mungil
bertajuk Rencana Pembangunan PLTN Sebuah Perbincangan yang diterbitkan tahun 1995, serta Anotasi Bibliografi Rencana
Pembangunan PLTN di Indonesia yang dicetak Gajah Mada University Press 1993.
Carunia Mulya Firdausy pada Sarasehan Pengenalan PLTN menjelaskan, pembangunan PLTN di Indonesia tidak bisa ditunda
lagi karena persediaan energi fosil semakin menipis. Ia mengakui, sumber energi di Indonesia memang cukup banyak,
tetapi dari hasil penelitian, hanya energi nuklir dan bayu yang tergolong paling bersih dan ramah lingkungan. (SUP)

 

KUDUS, KOMPAS

 

 

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook