Alpen Steel | Renewable Energy

~ General Electric Amerika Serikat Dengan Kapasitas Dua MW

Dua Mesin Listrik Sampah Didatangkan

Kapanlagi.com - Perusahaan swasta yang mengelola listrik dari sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantar Gebang Bekasi mendatangkan dua mesin untuk memproduksi listrik dari General Electric Amerika Serikat dengan kapasitas dua megawatt.

Direktur Utama PT Godang Tua Jaya --perusahaan yang mengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang Ronny Sitorus, di Bekasi, Minggu mengatakan, mesin tersebut masih berada di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dan akan segera diinstal di lokasi pabrik untuk dioperasikan.

"Kita sudah mendatangkan dua mesin sebelumnya, sehingga dari sampah sudah bisa dihasilkan daya listrik sebesar 4 megawatt (MW) dan hingga akhir 2010 ditargetkan produksi 8 MW sudah bisa direalisasi," ujarnya.

Ia mengatakan dari hasil uji coba saat Wakil Presiden Boediono datang ke lokasi tersebut April 2010 mesin sudah beroperasi meski setelah itu kembali dihentikan akibat adanya kendala berupa air licit (limbah cair) yang mengganggu mesin bekerja dengan baik.

Untuk mengatasi kondisi itu, menurut Ronny, pihaknya telah membuat sebanyak 62 sumur untuk menampung air licit dari sampah hingga tidak mengganggu mesin dan air telah mengalir kesumur-sumur tersebut.

Menurut Herman, Direktur Navigatt JO yang bekerja sama dengan Godang Tua Jaya dalam memroduksi listrik sampah tersebut menyatakan, listrik melalui pemanfaatan gas metan yang dihasilkan sampah di TPST Bantar Gebang Kota Bekasi segera bisa dimanfaatkan.

Ia menyatakan, pihaknya masih terkendala dalam mengoperasikan listrik dari sampah tersebut disebabkan gas dari "sanitary landfill" masih naik turun.

"Tabung yang ditanam di dalam tanah selain berisi gas metan terganggu oleh masuknya air akibat hujan dan air licit sampah. yang berakibat belum bisa di produksi optimal, sementara mesinnya sudah terpasang dan siap produksi," ujarnya.

Dari uji coba yang dilakukan, sedotan daya listrik lebih besar dari gas metan yang tertampung hingga mesin hanya hidup beberapa jam saja. "Kita akan terus melakukan penyempurnaan agar kapasitas terpasang bisa menghasilkan daya optimal," ujarnya.

Ia juga tengah memasang ventilasi untuk menghindari ledakan kecil dan penataan ulang untuk penyerapan gas metan lebih baik juga dilakukan.

Wali Kota Bekasi Mochtar Mohamad menyatakan, gas metan dari sampah menghasilkan zat yang merusak lapisan ozon 10 kali lebih besar ketimbang yang dihasilkan asap kendaraan bermotor, sehingga keberhasilan menangkap gas metan untuk dijadikan listrik menjadikan Bekasi berkontribusi dalam mencegah pemanasan global.

"Kita juga akan mendapat 10 euro dari setiap ton gas metan yang dihasilkan dari lembaga dunia. Sebanyak 17 persen dari dana itu akan dinikmati oleh warga masyarakat sekitar Bantar Gebang dan 10 persen masuk ke PAD," ujarnya. (ant/boo)

 

Sumber : Kompas

 

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook