Alpen Steel | Renewable Energy

~ Investor lokal minati pembangkit listrik berbahan baku sampah

Investor asal Indonesia akan membangun pembangkit listrik berbahan baku sampah di kawasan TPA Keramasan, Karyajaya, Kecamatan Kertapati, Palembang dengan menggandeng pengusaha asal Malaysia. PT Dian Sakti Energi (DSE), perusahaan itu, sudah menyiapkan dana investasi awal US$300 juta atau sekitar Rp3 triliun. PT DSE itu akan menggandeng pemodal negeri jiran Malaysia, TJ Harmoni Word Wide, yang bergerak di bidang energi. Rencana ini meniru apa yang telah diterapkan di kota Shanghai, China, di mana pembangkit serupa mampu menghasilkan daya listrik 40.000 kWh (kilo watt per hours) yang mampu menerangi dan memenuhi kebutuhan listrik kota tersebut.

Direktur PT DSE Rusdi menyatakan saat ini pihaknya masih akan bertemu dengan PT PLN untuk mengatur bagaimana proses penjualan daya nantinya. Hal itu diungkapkan dalam rapat Pembangunan Pabrik Pengolahan Sampah Menjadi Listrik, di Ruang Rapat II Wali Kota, kemarin. Menurut Rusdi, kapasitas atau daya yang akan dihasilkan dari pabrik tersebut tergantung PT PLN. "Kami siap untuk memproduksi berapapun kebutuhan listrik. Jika mereka butuh banyak, kami siap membangun pabrik dengan skala besar. Jadi tinggal menunggu kepastian dari pihak PLN," paparnya. Mengenai bahan baku, menurut Rusdin, produksi sampah di kota Palembang mencapai 2.500 sampai 3.000 meter kubik per hari. "Itu sudah mendukung operasional pabrik," katanya.

Dia mengatakan banyak keuntungan didapat pemerintah dan masyarakat terhadap pendirian pabrik ini. Antara lain bisa mengatasi persoalan sampah yang menjadi problem kota metropolitan. Di samping masalah kesehatan dan pencemaran akibat sampah. Tak hanya itu, kata dia, anggaran pengelolaan sampah dapat ditekan. Bahkan menambah pendapatan asli daerah dan menambah pemalsuan dari retribusi. Asisten I Ketataprajaan A Farhan AS menyambut baik rencana tersebut. "Sebaiknya diwujudkan secepatnya. Ini sangat positif," kata Farhan. Sesuai pesan wali kota, menurut Farhan, pemerintah akan memberikan kemudahan perizinan kepada investor yang akan berinvestasi, termasuk bidang kelistrikan. Bahkan lahannya juga disiapkan sesuai kebutuhan. "Dampak rencana ini luas dan dirasakan langsung oleh masyarakat," imbuhnya.

Di samping itu, kata dia, memberi suplai energi listrik untuk menutupi kekurangan pasokan dari PT PLN, terutama pada musim kemarau. Dihubungi terpisah General Manager PT PLN Wilayah S2JB (Sumsel, Jambi, dan Bengkulu) Dodoh Rachmat menyambut baik rencana investasi kelistrikan oleh PT Dian Sakti Energi. Apalagi saat ini wilayah S2JB mengalami krisis kelistrikan lebih kurang 400 MW (megawatt), masing-masing 100 MW siang hari dan 150 MW malam hari.

 

Palembang, Bisnis Indonesia (k20)

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook