Alpen Steel | Renewable Energy

~ Malaysia Ajak Indonesia Kembangkan Biofuel

Malaysia menyampaikan keinginan untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam pengembangan biofuel atau Bahan Bakar Nabati (BBN). Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Evita H. Legowo mengatakan hal itu usai menerima kunjungan Menteri Industri Pertanian dan Komoditi Malaysia, Datuk Peter Chin Fah Kui. Evita mengatakan bahwa pertemuan dengan pemerintah Malaysia membahas kerja sama di bidang pengembangan biofuel. "Sekarang pemerintah Malaysia mengikuti kami, karena mereka mendengar bahwa akan mandator 5%, kami bilang, kami mandatorinya belum 5%," ujarnya.

Tetapi pemerintah Malaysia akan mencoba mandatori sebesar 5% mulai Februari 2009, katanya. Ia mengatakan, pertemuan dengan Menteri Industri Pertanian dan Komoditi adalah dalam rangka menggunakan kelebihan produksi minyak sawit (CPO). "Kerjasamanya adalah pihak pemerintah Malaysia ingin belajar dengan Indonesia, karena Indonesia lebih dulu daripada Malaysia dalam pengembangan BBN," ujar Evita. Kalau Indonesia mandatorinya sebesar 5%, Malaysia akan mengikuti juga 5%. "Karena kalau beda mereka kuatir ada perdagangan yang tidak seimbang, jadi mereka akan mengikuti apa yang ada di Indonesia, dan karena produksi CPO nya hampir sama" tuturnya. Staf Ahli Menteri ESDM bidang Teknologi dan Sumber Daya Manusia, Luluk Sumiarso mengatakan, untuk mandatori BBN Indonesia lebih mudah dibandingkan Malaysia. "Karena di Indonesia, Pertamina ada di bawah Menteri ESDM sedangkan Malaysia tidak," ujar Luluk.


Kapanlagi (kpl/rif)
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook