Alpen Steel | Renewable Energy

STANDARDISASI DOMBA GARUT

"Kang Agus, kalau boleh tahu darimana Villa Domba bisa menentukan bilamana domba yang dimiliki adalah betul Domba Garut?” demikian pertanyaan yang penulis terima melalui handphone belum lama ini. Sebenarnya pada Blog di mana jawaban atas pertanyaan ini pernah penulis sampaikan namun sangat lebih baik tentunya bilamana dapat Kita ulas kembali untuk kemajuan bersama. Semoga informasi yang coba penulis sampaikan dapat memberikan manfaat.

 

Sebagaimana informasi yang selalu penulis sampaikan di mana Domba Garut pada awalnya merupakan hasil persilangan di masa lampau antara Domba Merino dari Australia yang didatangkan oleh bangsa Belanda ke Indonesia, kemudian Domba Kaapstad dari Afrika dan disilangkan pula dengan jenis domba lokal yang ada di Indonesia. Kenapa hingga saat ini dinamakan Domba Garut karena saat awal persilangan dan perkembangan Domba Garut adalah di wilayah kabupaten Garut provinsi Jawa Barat, dan seiring dengan waktu maka populasi

Domba Garut saat ini menyebar di banyak wilayah provinsi Jawa Barat termasuk kabupaten Bandung sebagai lokasi Villa Domba saat ini berada. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 57/Permentan/OT.140/10/2006 tentang Pedoman Pembibitan Kambing Domba yang Baik (Good Breeding Practice), untuk menjamin mutu produk yang sesuai dengan permintaan konsumen maka diperlukan bibit ternak yang bermutu, disamping itu ada pula Standar SNI yang berlaku untuk Domba Garut di Indonesia.


Sumber.
http://blogs.unpad.ac.id/domba_kambing/?p=3
Mengacu pada hasil penelitian Heriyadi dkk (2003) telah dibuat standardisasi mutu bibit Domba Garut yang mengacu pada kondisi faktual Domba Garut yang terdapat di Jawa Barat, khususnya standardisasi mengenai sifat-sifat kuantitatif dan kualitatif

Domba Garut di Jawa Barat, di samping itu disertakan pula beberapa hasil penelitian yang telah dilakukan, menyangkut berbagai aspek produksi, aspek-aspek reproduksi pada Domba Garut jantan dan betina, untuk melengkapi aspek-aspek zoo-teknik yang perlu dipertimbangkan dalam membuat standardisasi Domba Garut secara lengkap. Standar Sifat-sifat kuantitatif Mutu Bibit Domba Garut adalah:


Rataan distribusi kelas pada Domba Garut terbanyak adalah Kelas C yaitu 36,36%, kelas B dan D yaitu 22,73% serta kelas A yaitu 18,18%. Bobot lahir anak Domba Garut yaitu 2 s.d 3 Kg, sedangkan berat sapih anak Domba Garut yaitu 8 s.d 10 Kg. Salam Peternak& Majulah Usaha Ternak Indonesia!


Sdr. Agus Ramada S, Sdr. Alam Yanuardi, Sdr. Chrismantor

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook