Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pembangkit Buatan Jepang Atau Eropa?

Kontraktor Asal China Jamin Kualitas

 

Toba Samosir, Kompas - China Huadian Engineering Co LTd, kontraktor asal China yang membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air Asahan I di Desa Ambarhalim, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba Samsosir, Sumatera Utara, menjamin kualitas pembangkit listrik yang mereka bangun tak kalah dari buatan Eropa atau Jepang. Sebelumnya muncul keraguan terhadap kualitas pembangkit listrik buatan China.

Keraguan soal kualitas ini muncul mengingat beberapa proyek pembangkit listrik baru buatan China di Indonesia sering mengalami masalah begitu selesai pembangunannya. Di Sumatera Utara, salah satu pembangkit listrik buatan China yang sering mengalami masalah meski baru diselesaikan pembangunannya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Uap Labuhan Angin di Sibolga.

Project Manager China Huadian Engineering Co Ltd (CHEC) Zhou Qingke mengakui, jika membandingkan pembangkit buatan Jepang atau Eropa, tentu saja masyarakat Indonesia wajar mempertanyakan kualitas pembangkit buatan China yang lebih murah biaya pembuatannya. Akan tetapi, menurut Zhou, CHEC menjamin kualitas PLTA Asahan I yang mereka buat.

Dia mencontohkan, PLTA Asahan I pasti dibandingkan dengan PLTA Asahan II milik PT Indonesia Asahan Alumunium yang dibangun Jepang dengan menggunakan mesin turbin merek Toshiba. ”Dulu, 30 tahun lalu, Toshiba tentu unggul segalanya dari mesin buatan China karena mereka jauh lebih berpengalaman. Namun, sekarang bukan hanya Toshiba yang menjadi pemain dunia untuk mesin turbin. Mesin turbin buatan China yang kami gunakan pun tak kalah berkualitas meski tentu saja ada mesin turbin yang lebih bagus, seperti buatan Perancis,” ujar Zhou.

Zhou mengatakan, pengakuan soal kualitas pembangkit buatan China, khususnya PLTA Asahan I ini, tidak hanya dari pihaknya. ”Kami sudah mengantongi sertifikat dari PLN Jasa Sertifikasi bahwa dua unit pembangkit di PLTA Asahan I telah lolos tes individual dan tes commissioning dengan hasil yang sempurna,” katanya.

Keraguan soal kualitas mesin pembangkit buatan China ini diungkapkan oleh Direktur Proyek PLTA Asahan I Hendy Rohendi. Menurut Hendi, yang merupakan mantan pegawai PLN, sejauh pengalamannya, pembangkit listrik milik PLN yang dibuat perusahaan China selalu bermasalah.

General Manager PLN Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumut, Aceh, dan Riau Bintatar Hutabarat mengakui, dugaan bahwa kualitas pembangkit listrik buatan China bermasalah dipicu banyaknya masalah setelah pembangkit tersebut selesai dibangun dan mulai dioperasikan. (BIL)

 

Sumber : Kompas

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook