Alpen Steel | Renewable Energy

~ Volume Air Waduk Gajah Mungkur Kian Menyusut

Mungkur Menyusut Drastis

Volume air di Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri Jawa Tengah mengalami penyusutan secara drastis. Pada akhir Juni lalu elevasi air tercatat 136,1 meter. Kini per 1 Agustus 2002 turun menjadi 133,82 meter dari permukaan laut. Jadi selama satu bulan terakhir turun sekitar tiga meter. Kepala Staf Perencanaan Kantor Induk Proyek Bengawan Solo, Ir. Graita Sutadi Msc. kepada Tempo news Room, Jum'at (2/8) mengatakan, debit air di waduk itu diperkirakan akan menyusut sekitar 4 sampai 5 sentimeter setiap hari. Dengan kondisi itu berarti penggunaan dan distribusi air waduk terpaksa dilakukan secara bergilir, baik untuk PLTA maupun untuk irigasi. "Ini kami lakukan untuk mencegah kekurangan air," jelas Graita.

Diperkirakan volume air di Gajah Mungkur masih bertahan hingga Oktober. Secara umum pola operasional penyaluran air waduk Gajah Mungkur masih normal. Tapi karena penyusutannya sangat drastis maka distribusinya dilakukan secara bergilir. "Sampai saat ini kondisinya belum terlalu mengkhawatirkan. Tinggal bagaimana kita mengaturnya," ungkap Graita.

Saat ini debit air yang dikeluarkan dari waduk hanya 29 meter kubik per detik untuk irigasi dan penggerak turbin PLTA. Jika dalam kondisi normal air yang dikeluarkan bisa 34 meter kubik per detik. Konsekwensi dari pembatasan pengeluaran air ini, pengelola PLTA terpaksa hanya memfungsikan satu mesin turbin dari dua turbin yang dimiliki PLTA di Gajah Mungkur. "Sekarang hanya satu turbin yang dihidupkan. Mungkin sampai beberapa bulan ke depan," jelas Graita.

Selama ini PLTA di Gajah Mungkur bisa menghasilkan listrik 12,4 Mega Watt dan menjadi salah satu bagian pensuplai kebutuhan listrik se Jawa-Bali. Distribusi air untuk irigasi juga dilakukan secara bergilir. Selain itu air waduk itu digunakan untuk mengairi sekitar 40 ribu hektar sawah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. "Pola giliran air ini kita lakukan agar tanaman padi dan palawija yang sedang ditanam para petani selamat," tambah Graita. Graita juga mengatakan, penyusutan volume air di musim kemarau ini juga terjadi di beberapa waduk lain yaitu Bendungan Cengklik di Boyolali, Bendungan Delingan di Karanganyar, Waduk Gebyar di Sragen dan dua bendungan lain di Ngawi Jawa Timur yakni Bendungan Pondok dan Bendungan Sangiran. (AnTEMPO Interaktif, Solo:as Syahirul -Tempo News Room)

 

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook