Alpen Steel | Renewable Energy

~ Waduk Terbesar Di Jawa Barat Bermasalah


Problematika di Waduk Saguling
 
Waduk Saguling adalah waduk terbesar di Jawa Barat, disamping Waduk Jatiluhur dan Waduk Cirata. Ketiga bendungan yang katanya mulai dirancang di jaman Belanda ini amat besar kegunaannya untuk perikanan (Saguling dan Cirata), irigasi dan pembangkit tenaga listrik. Walaupun sepertinya merupakan sarana yang bagus untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat, ketiga waduk ini, terutama Saguling, menyimpan permasalahan jangka panjang, yang juga dimiliki oleh bendungan lainnya, yaitu masalah sedimentasi.

Bendungan dibangun dengan menghambat aliran air sungai. Air yang tadinya mengalir dan menyapu daerah-daerah pinggir sungai menjadi tergenang atau mengalir lambat. Dengan demikian daerah pinggiran yang tadinya padat menjadi lebih gembur dan mudah erosi dan membuat air makin keruh. Yang tererosi diantaranya adalah garam-garam mineral yang berguna untuk kesuburan tanah, bahan-bahan kimia seperti pestisida, serta limbah sehingga selain mengurangi kualitas pertanian, juga menyebabkan pencemaran. Di samping itu siklus ekosistem menjadi terhambat, sehingga memunculkan dominasi organisme-organisme baru seiring dengan perubahan kondisi air yang terus menerus. Endapan yang muncul di dasar waduk yang diakibatkan erosi maupun bahan organik seperti kotoran hewan dan jasad hewan yang mati dari perairan waduk itu sendiri akan terus bertambah dan menurunkan fungsi bendungan itu sendiri. DIsamping itu, limbah industri dan domestik yang terbawa aliran sungai Citarum juga turut memperburuk kondisi endapan waduk.

Dalam kenyataannya, kini kondisi lingkungan di waduk saguling cukup buruk sehingga pemerintah tidak lagi merekomendasikan kegiatan perikanan disana. Beberapa jaring ikan tidak beroperasi lagi. Di samping itu fungsi waduk Saguling sebagai PLTA pun makin berkurang. Diperkirakan, bila laju sedimentasi yang ada sekarang (yaitu 4,2 juta meter kubik per tahun) tidak bisa dikurangi maka umur pembangkit listrik tinggal 24 tahun lagi. Karena itu pihak Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Saguling melakukan kegiatan penghijauan daerah aliran sungai dan pengerukan dengan 70 alat berat. Namun hal ini cukup sulit dilakukan dan memakan biaya besar.

Maka untuk mengatasi masalah ini, disamping upaya-upaya pengurangan tingkat erosi dan pencemaran, harus dilakukan upaya pemanfaatan sedimen Saguling untuk mendapatkan nilai ekonomis yang kurang lebih setara dengan usaha mengeruknya. Di berbagai bendungan di dunia, orang melakukan berbagai cara untuk memanfaatkan sedimen yang menjadi masalah lingkungan di bendungan. Cara memanfaatkannya antara lain adalah :

1. Menjadikannya pupuk organik. Sedimen yang berasal dari jasad mati dan kotoran ikan akan mengandung nutrisi yang lengkap untuk pertumbuhan tanaman. Di samping itu dalam sedimen juga mengandung mneral-mineral tanah dari lapisan topsoil yang terkumpul karena erosi. Hal ini dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan lahan kritis di daerah aliran sungai sungai Citarum. Namun harus dilihat juga kandungan logam berat yang terdapat dalam sedimen, sebab hal ini bisa berbahaya bagi tanaman atau produknya. Karena itu usaha pemanfaatannya terus dikaji.

2. Menjadikan sedimen sebagai bahan bangunan seperti bahan baku batu bata.

Adapun solusi jangka panjang, disamping pemanfaatan sedimen sebagai pupuk adalah :

1. Memulihkan kondisi kawasan daerah aliran sungai citarum.
2. Membatasi jumlah penduduk di kawasan perlindungan sungai.
3. Mengurangi pembuangan limbah industri dan domestik ke sungai. Industri harus punya kemampuan mengolah limbahnya dengan baik bila hendak dibuang ke sungai. Pemerintah harus bersungguh-sungguh menangani limbah dengan menggunakan semua teknologi yang ada seperti bioremediasi.
 
 
 
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook