Alpen Steel | Renewable Energy

~ Analisa Manfaat Biaya Bendungan Multifungsi di Nongkojajar

ANALISA MANFAAT BIAYA BENDUNGAN NONGKOJAJAR KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN

Bendungan Nongkojajar merupakan bendungan multifungsi yang terletak di Kabupaten Pasuruan. Rencana lokasi proyek ini terletak terletak di desa Gendro Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan dan direncanakan pembangunan bendungan ini akan menelan biaya sebesar Rp. 233.756.577.932,65. Sehingga dengan biaya yang cukup besar maka perlu dilakukan suatu analisa untuk menilai kelayakan proyek tersebut, salah satunya adalah analisa manfaat biaya. Analisa manfaat biaya menggunakan metode BCR (Benefit Cost Ratio) untuk mengetahui nilai ratio perbandingan antara benefit dengan cost. Benefit yang dianalisa adalah peningkatan hasil pertanian akibat adanya irigasi saja.

Disbenefit yang dianalisa adalah penurunan produksi pertanian dan perkebunan akibat pemakaian lahan masyarakat, sedangkan biaya (cost) yang dianalisa adalah : biaya investasi, biaya operasional serta biaya pemeliharaan dan perawatan. Untuk Analisa Manfaat Biaya yang dianalisa hanya manfaat irigasi saja. Apabila belum memenuhi kelayakan maka dianalisa manfaat lain yaitu air baku dan dianalisa semua manfaat bendungan tersebut.

Nilai manfaat diperoleh dari penambahan nilai manfaat sebelum dan setelah proyek dan untuk biaya diperoleh dari biaya konstruksi (RAB) dan biaya operasional serta pemeliharaan. Dengan menggunakan metode BCR didapat rasio perbandingan sebesar -0,62. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa proyek Bendungan Nongkojajar ini tidak memenuhi persyaratan kelayakan jika hanya ditinjau dari manfaat irigasi saja. Sedangkan BCR untuk bendungan multiguna adalah -0,59 dengan menambahkan manfaat air baku dan ini menunjukkan bahwa proyek ini masih belum memenuhi kelayakan. Sehingga perlu dilakukan peninjauan terhadap manfaat lain yang bersifat tangible maupun intangible.


Alt. Description

Nongkojajar dams are multifunction dam that locate in Kabupaten Pasuruan. The location plan of this project will be at Gendro village Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan and this project may cost Rp.233.756.577.932,65. There for with a lot of cost needed we necessary to do some analysis to know if this project qualified or not, one of it with benefit cost analysis. The objective of benefit cost analysis using BCR (Benefit Cost Ratio) methode is to know the ratio between benefit and cost. The benefit which analyze is only the farm production raise because of the irrigation. The disbenefit which analyze is the farm production descent because of land villager using, and then the cost which analyze is investement cost, operational cost and maintenance cost. For Benefit Cost Analysis only the irrigation benefit that analyzed.

If its not qualified enough than analyze the other benefit which is water supply and all benefit of that dam were analyzed. The Benefit Value come from the increase of before and after project benefit velue and the cost come from construction cost and operational cost and also maintenance. By using BCR methode has got the comparation ratio about -0,62. So that project of Nongkojajar Dams is not qualifed if only observed from irrigation benefit. Whereas BCR for multifunction dam the result is -0,59 by added water supply benefit and the result still not qualified. So that need an observation to the other benefit that have a character tangible and intamgible.

Created by WAHYUDI, M. NUZUL

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook