Alpen Steel | Renewable Energy

~ PLTA Parakankondang Milik PLN Lumpuh Total

      PLTA Parakankondang Lumpuh
 


Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Parakankondang milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Dusun Parakankondang, Desa Kadujaya, Kec. Jatigede, Kab. Sumedang, sejak Senin (1/6) lumpuh total.

Pasalnya, saluran dan pintu masuk air pemutar turbin generator PLTA Parakakondang di Blok Eretan tepian Sungai Cimanuk Desa Kadujaya, Kec. Jatigede itu, terkubur material tanah longsor dari tebing yang kini tengah digarap untuk pembuatan bendungan Waduk Jatigede. Meski melumpuhkan produksi listrik PLTA Parakankondang, longsor itu tidak sampai menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Berdasarkan pantauan "PR", Selasa (2/6), saluran dan pintu masuk air dari Sungai Cimanuk menuju terowongan air pemutar turbin generator PLTA itu, terkubur tanah longsor. Selain itu, titik longsor sepanjang lebih kurang seratus meter di bawah lahan projek Waduk Jatigede, masih terus bergerak turun. Akibatnya, longsoran itu merusak saluran berikut fasilitas bangunan di areal kontrol pintu masuk air PLTA .

Sementara itu, aktivitas sejumlah alat berat dan truk-truk besar yang sedang menggarap lahan untuk bendungan Waduk Jatigede di bagian atas tebing, masih terus beroperasi. Untuk mencegah agar masyarakat tidak mendekati areal yang terkena longsor tersebut, Polsek Jatigede sudah menutup area itu dengan memasang garis pengaman polisi. "Kami sudah menempatkan sejumlah anggota untuk berjaga-jaga," ujar Kapolsek Jatigede Ajun Komisaris Johny.

Manajer Teknik Unit Bisnis Pembangkitan Saguling dari Indonesian Power, Bambang Husono, menyebutkan bahwa longsor yang menutup saluran dan pintu masuk air penggerak turbin PLTA itu mulai terjadi sejak Sabtu (30/5).

"Sementara itu, longsor besar hingga menutup pintu air itu, terjadi pada Senin pagi kemarin sekitar pukul 7.30 WIB. Sejak itulah, pasokan air dari Cimanuk ke PLTA terhenti total," katanya.

Bambang menyebutkan bahwa longsor itu terjadi karena kondisi tanah yang labil dan juga terpicu pengerjaan projek Waduk Jatigede.

Tidak menggangu

Meski demikian, Bambang mengakui terhentinya produksi dan pasokan listrik dari PLTA Parakankondang tidak akan sampai mengganggu pasokan listrik bagi para pelanggan di tiga wilayah tersebut. Pasalnya, pasokan listrik yang hilang dari PLTA Parakankondang sebesar itu, masih bisa tertutupi pasokan listrik dari sejumlah PLTA besar dalam jaringan interkoneksi tersebut.

Saat ditanya nilai kerugian PLN akibat terhentinya produksi listrik PLTA itu, Bambang menyatakan cukup sulit menentukan nilai persis kerugiannya.

Sementara itu, pihak Satuan Kerja Projek Waduk Jatigede, sendiri hingga siang kemarin belum bersedia memberikan keterangan terkait longsor dari lokasi garapan projeknya itu. Salah seorang staf teknis Satker Projek Waduk Jatigede Adi Wibowo, menyatakan sementara ini pihaknya belum bisa memberikan penjelasan, dengan alasan masih harus menyusun dan membuat notulen hasil rapat pembahasan masalah tersebut terlebih dahulu. (A-91)***

SUMEDANG, (PR).-

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook