~ PLTA Kecil Rencana Siap Dibangun

Sembilan Pembangkit Listrik Kecil Tenaga Air Siap Dibangun

TEMPO Interaktif, Purwokerto: Sembilan proyek pembangkit listrik kecil tenaga air di wilayah Banyumas dan Banjarnegara akan selesai tahun ini meski terlambat akibat terbatasnya dana.

Di Banjarnegara, ada empat generator yang mesti dipasang. Gunawan Sri Wibowo, humas Indonesia Power Unit Mrica, Banjarnegara, Jumat (14/3), mengatakan, "Ada empat pembangkit yang memang harus mundur pembangunannya." Namun ia optimistis dalam tahun ini, proyek tersebut bisa selesai.

Proyek tersebut akan memanfaatkan Sungai Kaliurang. Ia mengatakan sungai tersebut aliran airnya cukup deras sehingga cocok untuk dibangun pembangkit listrik tenaga mikrohidro.

Untuk sebuah pembangkit dengan kapasitas satu megawatt atau cukup untuk seribu rumah yang masing-masing mendapat 1.000 watt, kata Gunawan, dibutuhkan dana Rp 26 miliar.

Di Banyumas, lima pembangkit listrik tenaga mikro hidro juga siap dibangun.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Banyumas, Antonius Adi Wahyono, mengatakan Banyumas memiliki 208 sungai dan anak sungai.

Ia menambahkan, berdasarkan penelitian Pusat Studi Energi Universitas Gajah Mada pada 2003, sungai di Banyumas bisa menghasilkan 1.125 megawatt atau cukup untuk 1,12 juta rumah, masing-masing 2.000 watt.

"Tahun ini ada lima air terjun yang akan dibangun pembangkit mikro hidro," katanya. Antonius mengatakan untuk setiap pembangkit yang menghasilkan 16 megawatt--untuk sekitar 16 ribu rumah--dibutuhkan Rp 160 miliar.

Banyumas sendiri, kata dia, sudah membangun pembangkit mikrohidro berkekuatan 15 kilo watt di Desa Sokawera Kecamatan Cilongok. "Pembangkit ini dimanfaatkan oleh 40 kepala keluarga," imbuhnya.

Desa Sokawera ini terpencil, sebelumnya tidak terjangkau listrik. Diperkotaan, tenaga sebesar itu mungkin hanya cukup untuk 40 keluarga. Tapi di desa ini, sebanyak 40 rumah bisa diterangi listrik dengan konsumsi masing-masing sekitar 375 watt.

Baik Gunawan maupun Antonius sepakat, listrik mikrohidro lebih ramah lingkungan. Pembangkit tersebut juga mengajak masyarakat untuk menjaga hutan dan lingkungan sekitar. "Kalau air susut, turbin tidak bisa berputar," kata Antonius.

Selain itu, kata Gunawan, pembangkit mikrohidro juga tergolong energi bersih. "Tidak ada polusi yang timbul dari pembangkit ini," ujarnya.

ARIS ANDRIANTO


Baca Juga:
Artikel sebelumnya:

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum