Alpen Steel | Renewable Energy

Sumber Alternatif di Jateng supaya Serius Digarap

Sumber Alternatif di Jateng supaya Serius Digarap
Rabu, 23 April 2008 | 13:31 WIB

Semarang, Kompas - Sudah saatnya Provinsi Jawa Tengah serius menggarap cadangan bahan bakar nonfosil berbahan baku alternatif. Sesungguhnya, Provinsi Jateng memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar. Namun, pemanfaatan energi tersebut saat ini relatif masih kecil.

Beberapa penyebab antara lain biaya investasi yang tinggi, harga energi terbarukan yang belum dapat bersaing dengan harga energi fosil, dan kemampuan jasa industri energi kurang mendukung. Beberapa sumber energi terbarukan yang dapat dikembangkan di Jateng yaitu energi air, panas bumi, angin, dan surya.

"Penggunaan energi fosil yang sudah berlebihan menimbulkan gas CO2 yang merupakan penyebab utama efek rumah kaca dan juga pemanasan global. Untuk itu, pembangunan pembangkit energi dengan bahan bakar alternatif tidak dapat ditawar," ujar Staf Ahli Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Lobo Balia dalam Semiloka Nasional "Energi dan Lingkungan" yang diadakan Universitas Diponegoro di Kota Semarang, Selasa (22/4).

Dari berbagai potensi energi terbarukan tersebut, Jateng memiliki cadangan mikrohidro yang cukup besar. Potensi tersebut terdapat di Kabupaten Jepara, Kendal, Kebumen, Cilacap, dan Blora. Dari beberapa lokasi tersebut, kapasitas energi terbesar ada di Desa Cilumping, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, yang mencapai 51.935 megawatthour.

Staf pengajar dari Fakultas Teknik Elektro Undip, Hermawan, mengatakan, cadangan energi panas bumi di Indonesia termasuk terbesar di dunia yakni 27.000 megawatt (MW). Namun, pemanfaatan minim, baru sekitar 800 MW.

Kepala Badan Pengelolaan dan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bappedal) Jateng Djoko Sutrisno mengaku, pemprov akan menaruh perhatian besar bagi pengembangan bahan baku alternatif. Salah satu energi berbahan baku tanaman tebu yakni ethanol. Saat ini, komposisi sumber energi yang didayagunakan di Indonesia meliputi gas alam (28,5 persen), minyak bumi (51,6 persen), dan batu bara (15,34 persen). (A05)

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook