Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pembangkit Listrik Dikembangkan Di Daerah

Sejumlah Daerah Kembangkan Pembangkit Listrik Alternatif

Sejumlah pemerintah kabupaten di Jawa Tengah (Jateng) bagian selatan mengembangkan pembangkit listrik alternatif guna mengantisipasi krisis energi itu.

Di Banjarnegara PT Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkit (UBP) Mrica mulai mengembangkan pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH), Cilacap membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan PLTMH, sedangkan Kabupaten Banyumas menjajaki pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTPB).

General Manager (GM) PT Indonesia Power UBP Mrica Harlen mengatakan dua PLTMH yang hampir selesai adalah PLTMH Plumbungan dengan kapasitas 1,6 Megawatt (Mw) dan PLTMH Siteki dengan kapasitas terpasang 1,2 Mw.

Dua PLTMH tersebut memanfaatkan saluran irigasi Banjarcahyana dan bertempat di Desa Lengkong, Kecamatan Rakit, Banjarnegara. "Dua PLTMH tersebut bakal dioperasikan pada September," ujarnya, Selasa (12/8).

Pembangunan dua PLTMH tersebut, kata Harlen, membutuhkan biaya Rp26 miliar lebih yang terdiri dari pekerjaan sipil Rp7,536 miliar, elektrikal dan mekanikal Rp16,666 miliar, serta pekerjaan jaringan Rp2,356 miliar.

"Ke depan, kita masih akan terus mengembangkan PLTMH di Banjarnegara, karena masih banyak potensi yang belum tergarap. Banjarnegara memang sangat berpotensi untuk mencukupi listrik secara swadaya dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di wilayah setempat," katanya.

Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Banjarnegara Wagiyo menyatakan pihaknya telah ditunjuk sebagai fasilitator untuk mendampingi investor dari Jakarta melakukan survei potensi PLTMH di Banjarnegara.

"Investor telah berkomitmen untuk membangun enam unit PLTMH yang tersebar di sejumlah kecamatan di Banjarnegara. Nilai investasinya mencapai Rp300 miliar. Sedangkan enam unit PLTMH yang bakal dibangun itu kapasitasnya mencapai 15 Mw. Kapasitas setiap unit PTTMH berkisar antara 2 Mw hingga 3 Mw," ujarnya.

Di Cilacap, pemerintah kabupaten (pemkab) setempat bakal menambah PLTS di wilayah yang sulit terjangkau oleh listrik PLN. Menurut Kepala Bidang Migas, Listrik dan Pemanfaatan Energi pada Dinas Pertambangan dabn Energi Cilacap Gontho Pramuhargono, sekarang PLTS telah dibangun satu unit di Desa Klaces, Kecamatan Kampung Laut.

"PLTS dibangun di desa tersebut, karena wilayah Klaces berada di tengah Segara Anakan yang sulit dijangkau listrik PLN. Sejak 2007, telah ada satu unit PLTS dengan kapasitas 17,5 Kilowattpeak (Kwp) yang mampu menjangkau 100 keluarga," jelasnya.

Tahun ini pemkab telah mencanangkan kembali pembangunan satu unit lagi dengan biaya Rp3,5 miliar di Desa Ujungalang, Kecamatan Kampung Laut, dengan kapasitas sama dan menjangkau 100 keluarga. "Pembangunan itu menggunakan dana bantuan dari APBD Provinsi Jateng dengan lokasi seluas 0,5 hektare (ha)," jelas Gontho.

Selain itu, katanya, juga akan dibangun solar home system (SHS) bagi warga setempat, karena masih ada 800 keluarga yang belum menikmati listrik.

"Sebetulnya, tahun 1994 silam pemerintah membantu 200 unit SHS, namun belum dimanfaatkan secara optinmal karena banyak yang tidak tahu penggunaan dan cara kerjanya. Tahun ini, dinas akan berusaha untuk memasangkan SHS tersebut, sehingga semakin banyak warga yang bisa menikmati listrik," kata Gontho. (LD/OL-01)

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook