Alpen Steel | Renewable Energy

Jaringan Raksasa Listrik diEropa

Jaringan Listrik Raksasa Eropa




Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}

Ilustrasi: www.thecuttingedgenews.

Komisi Eropa berniat membangun jaringan listrik raksasa di perairan sekitar Eropa seperti Laut Utara, Laut Mediterania dan Wilayah Balkan. Tujuannya, menaikkan pasokan listrik dari energi air dan angin.

Produksi besar-besaran adalah satu-satunya jalan keluar untuk menghasilkan pasokan listrik hijau yang stabil, baik dari angin atau surya. Ahli energi hijau dari Inggris James Woudhuysen menjelaskan, sumber energi ini tergantung pada aliran tenaga dalam jumlah besar.

"Kita tidak bisa mengandalkan hanya pada panel surya di atap rumah atau kincir angin kecil. Semuanya harus dilakukan dalam skala besar. Ini adalah prinsip produksi energi ini," kata Woudhuysen.

Dengan produksi besar-besaran ini listrik bisa dialirkan dari satu tempat ke tempat lain. Misalnya dari tempat yang banyak angin ke tempat yang tidak berangin. Jadi pasokan listrik bisa dipertahankan.

Para peneliti dari Universitas Kassel di Jerman menerapkan ide produksi besar-besaran listrik tenaga angin. Untuk memasok listrik secara berkesinambungan ke Eropa mereka merencanakan pembangunan 'supergrid' atau jaringan listrik raksasa.

Jaringan ini akan menghubungkan berbagai wilayah di Eropa. 70 persen dari listrik akan berasal dari tenaga angin. Pusat pembangkit listrik tenaga air juga akan di bangun di Skandinavia sebagai penunjang.

Profesor Wil Kling, ahli transisi energi dari TU Eindhoven mendukung ide para ilmuwan Jerman itu. Namun demikian ia lebih berhati-hati. Menurutnya sangat mungkin untuk memasok 50 persen kebutuhan energi eropa dengan listrik hijau. Untuk itu perlu dilakukan investasi besar-besaran mencapai milyaran Euro. Ini karena harus dibangun jaringan bawah tanah dan bawah laut dengan kapasitas sangat besar.

Investasi mahal ini tidak harus menjadi masalah. Jaringan ini akan menghasilkan uang besar. Antara Belanda dan Norwegia, misalnya, dalam beberapa tahun terakhir dipakai jaringan listrik bawah laut. Pembangunannya menghabiskan dana 400 juta euro. Wil Kling optimis investasi ini tetap menguntungkan.

"Jaringan antara Belanda dan Norwegia itu dalam waktu satu tahun sudah menghasilkan lebih dari 100 juta Euro. Kalau trend ini bisa dipertahankan dalam beberapa tahun ke depan modal investasi akan balik. Dari kaca mata ekonomi ini adalah investasi yang menarik," jelas Wil Kling.

Langkah pertama pembangunan Supergrid Eropa telah diambil oleh Komisi Eropa. Komisaris Energi Andris Piebalgs dalam waktu dekat akan berunding dengan Jerman, Swedia dan Denmark. Mereka akan menjajagi kemungkinan penggabungan produksi energi angin dari Jerman dan Denmark melalui pusat pembangkit tenaga air di Swedia.



Sumber: alpensteel.com/AFP

 

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook