Alpen Steel | Renewable Energy

~ Paparan Spektakuler Kincir Angin

 Menghemat biaya BBM - paparan spektakuler wind


Pada Jumat malam tanggal 23 Mei 2008, kantor kami mendapat kehormatan dikunjungi oleh pak Sugio - sang perancang pembangkit listrik tenaga air dan angin yang berasal dari Balikpapan. Sebagaimana diketahui, kisah pak Sugio sempat diliput di koran Kompas pada tanggal 22 Februari 2008. Keunikan beliau, sebagai seorang ”tanpa gelar” tapi mampu berkarya-nyata membuat pembangkit listrik tenaga angin, menarik perhatian seorang wartawan Kompas untuk menjadikannya salah seorang tokoh inovasi Indonesia. Berkat prakarsa rekan Shaukat, beliau bisa hadir di kantor kami.

 

Pada pertemuan di malam hari tersebut, pak Sugio ”berhadapan” dengan puluhan insinyur perusahaan kami yang notabene adalah alumni dari universitas dan institusi terbaik di Indonesia. Ia dengan tenang dan secara rinci menjawab puluhan pertanyaan tentang teknologi pembangkit listrik tenaga air dan tenaga angin yang ia rancang dan terapkan di banyak lokasi. Banyak penjelasan-penjelasan beliau yang membuat para insinyur kami ”terpukau” dengan penerapan teknologi yang sangat masuk akal dan sangat praktis. Tampak foto beliau menjelaskan di whiteboard.

 

Kami begitu sangat yakin, sehingga akan mencoba memasang kira-kira 20 kincir angin diatas gedung kantor kami dengan masing-masing kincir angin berkapasitas 1500 watt. Jadi total produksi kincir-kincir angin tersebut bisa memproduksi sekitar 30.000 watt. Jumlah ini tentu masih sangat kecil dibanding kebutuhan perusahaan kami yang mencapai 272.000 watt pada peak load. Tujuan kami adalah mencoba sekitar 10 % dulu dan melihat dampaknya. Menurut perhitungan beliau, 1 (satu) kincir angin dengan kapasitas 1500 watt memerlukan biaya antara Rp 17 juta s/d Rp 25 juta. Jika dikonversi maka investasinya sekitar US $ 1.250 per kw. Jadi 30.000 watt kira-kira memerlukan biaya sekitar Rp 340 juta s/d Rp 500 juta. Dengan biaya listrik PLN yang sudah hampir dipastikan akan meningkat, investasi ini kami prediksi akan kembali dalam 4 s/d 5 tahun.

 

Selain itu PT Rekayasa industri juga sudah menyatakan kesediaannya untuk membantu pak Sugio, yang diwakili oleh pak Shaukat 081586033885, untuk membantu ”mass production” peralatan yang sederhana dan menurut saya sangat spektakuler ini. Insya Allah gedung PT Rekayasa Industri akan menjadi gedung pertama di Indonesia yang sebagian besar listriknya dipasok memakai energi tenaga angin. Sehingga bisa menjadi model untuk pengembangan di perkantoran dan perumahan. Bila sukses, maka kami juga merencanakan untuk mengurangai biaya bahan bakar solar di lokasi-lokasi proyek kami dengan memakain energi tenaga angin (karena 24 jam). Sebuah model untuk pengembangan di daerah-daerah terpelosok.

 

Salam

Hengki

energy oleh pak Sugio
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook