Alpen Steel | Renewable Energy

Krisis Energi Listrik

Krisis Energi Listrik

Kebutuhan akan energi listrik dan upaya-upaya untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM), baik bagi masyarakat maupun bagi pemerintah, sudah sangat mendesak. Makin lama keadaan ini berlangsung, maka keadaannya akan semakin parah. Tidak hanya rakyat yang menderita, tetapi pemerintahpun sudah sangat terbebani.

Upaya-upaya penghematan penggunaan listrik dan pemadaman aliran listrik secara bergilir sa'at ini menunjukkan bahwa untuk mempertahankan ketersediaan listrik yang ada sekarangpun kita sudah tidak sanggup lagi. Kalau keadaan ini tidak segera ditangani secara tepat dan cepat, kita tidak akan mungkin dapat memenuhi target pencapaian kebutuhan listrik pada masa depan.

Coba perhatikan tabel rasio elektrifikasi berikut :

(Rasio elektrifikasi adalah rasio antara rumah tangga yang berlangganan listrik terhadap rumah tangga total)

Rasio elektrifikasi nasional perwilayah tahun 2003, tahun 2008 dan tahun 2013

Sumber : Indonesia Energy Outlook & Statistics 2004 dan RUKN 2004-2013

Pada sa'at rasio elektrifikasi ini dibuat, rasio elektrifikasi tahun 2008 dan 2013 merupakan perkiraan saja. Dengan segala permasalahan yang sedang kita alami sekarang, apakah perkiraan rasio tahun 2008 tersebut tercapai ???

Saya fikir tidak ada gunanya kita selalu mengkritisi keadaan ini dan sebaiknya kita tempatkan diri kita sebagai bagian dari solusi . Solusi dari saya adalah Turbin Angin Super (TAS)

Jadi, pembicaraan yang relevan sa'at ini bukanlah “ potensi energi angin Indonesia ”, tetapi sudah harus beralih pada “ penerapan turbin angin secara intensif dan besar-besaran di seluruh wilayah Indonesia guna membantu penyelesaian persoalan energi listrik dan ketergantungan pada BBM ” .

Keraguan dan kesalahpahaman terhadap penggunaan turbin angin, khususnya turbin angin kecil ( < 100 kW ) perlu segera diperbaiki. Keraguan dan kesalahpahaman tersebut dapat dilihat pada tabel berikut. Sekaligus dicantumkan pula pemahaman yang benar sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi sa'at ini.


Pemahaman yang ada

di masyarakat

Pemahaman yang benar

(Mengacu kepada turbin angin moderen)

1

Turbin angin memerlukan lokasi yang memiliki kecepatan angin yang relatif tinggi (>5 m/s).

Turbin angin dapat dirancang dan dibuat untuk kecepatan angin sangat rendah ( 5 m/s)

2

Kebanyakan daerah di Indonesia tidak cocok bila menggunakan turbin angin

Hampir seluruh daerah di Indonesia cocok bila menggunakan turbin angin

3

Angin selalu berubah-ubah, baik besar kecepatannya maupun arahnya

Keadaan ini dapat dengan mudah diatasi

4

Turbin sering tidak beroperasi, karena kecepatan angin tidak cukup besar untuk dapat menggerakkan rotor turbin

Jika turbin angin didesain secara benar, keadaan seperti ini tidak terjadi.

5

Biaya investasi mahal dan tidak ekonomis.

Biaya investasi tidak mahal dan sangat ekonomis.

6

Komponen komponennya sering cepat rusak.

Bila aspek desain dan pemilihan bahan dilakukan secara benar, maka umur komponen komponennya akan sangat panjang.

7

Suku cadang susah diperoleh dan mahal

Suku cadang mudah diperoleh dan tidak mahal

8

Perlu perawatan rutin

Tidak perlu perawatan rutin, cukup pemeriksaan tahunan.

9

Berat dan tidak praktis

Relatif ringan dan praktis

10

Memerlukan tiang/menara yang besar

Tidak selalu memerlukan tiang/menara yang besar.

11

Arus, tegangan dan frekuensi listrik yang dihasilkan berubah-ubah.

Tegangan dan frekuensi listrik dapat dibuat konstan

12

Pada kondisi angin ribut, turbin angin harus dihentikan operasinya

Pada kondisi angin ribut turbin angin tetap dapat beroperasi.

13

Suara rotor turbin angin yang sedang berputar mengganggu penduduk sekitarnya.

Suara rotor turbin angin hampir tidak terdengar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook