Alpen Steel | Renewable Energy

~ Teknologi Generator Turbin Angin


Tim penelitian yang dipimpin oleh Dr Richard McMahon berhasil mengembangkan teknologi generator hingga skala komersialisasi untuk industri turbin angin. Generator tersebut bisa digunakan untuk turbin angin mulai dari sistem dengan kapasitas multi-megawatt hingga turbin mikro yang digunakan untuk perumahan.

Penelitian tersebut berawal dari tahun 1990 dan dipimpin oleh Professor Williamson, dan diambil alih tahun 1999 oleh Richard dan timnya. Tim penelitian tersebut juga bekerja sama dengan  dari University of Durham.

''Kami sangat senang dengan pemasangan tersebut. Dan akan merupakan pertama kalinya BDFG digunakan secara komersial. Keuntungan bagi industri turbin angin sangat jelas : keandalan yang tinggi, biaya perawatan dan produksi yang rendah,'' ujar Dr Ehsan Abdi, peneliti pada tim tersebut sekaligus managing director yang didirikan untuk lebih jauh mengembangkan teknologi tersebut.

Tidak hanya itu, juga akan memasang generator berteknologi baru tersebut pada turbin Dewind yang berkapasitas 600kW di Jerman sebagai langkah uji coba pada musim semi mendatang. Uji coba yang rencananya berlangsung selama setahun tersebut akan memberikan gambaran tentang adanya peningkatan unjuk kerja BDFG bagi industri ini.

Brushless Doubly-Fed Machine (BDFM) merupakan mesin induksi dengan lilitan stator 3 fasa dengan jumlah kutub yang berbeda, dan sebuah rotor yang didesain secara khusus. Biasanya satu lilitan stator dihubungkan dengan jaringan, dan karenanya mempunyai frekuensi yang tetap, sedangkan lilitan stator lainnya disuplai dengan tegangan variabel yang berasal dari sebuah konverter pada frekuensi variabel pula.

Saat ini sebagian besar (lebih dari 90%) turbin angin di dunia menggunakan generator slip-ring, yang mempunyai kekurangan, antara lain : biaya tambahan untuk slip-ring itu sendiri, perawatan brush-gears, termasuk penggantian brush pada periode tertentu. Beberapa studi menunjukkan bahwa permasalahan brush-gear menjadi masalah yang sangat berpengaruh pada pengoperasian dan keandalan suatu turbin angin, dan masalah menjadi lebih besar jika turbin angin berada di lepas pantai dimana angin bertiup jauh lebih kencang serta masalah aksesibilitas.

Proyek tersebut mendapatkan The Scientific Instrument Award dan The Cambridge University Enterpreneurs Business Idea Award pada tahun 2004. Dan di tahun 2005, Institution of Electrical Engineers (sekarang menjadi Institution of Engineering and Technology) memberikan penghargaan Innovation in Engineering Award.  juga mendapatkan bantuan dari Cambridge University Challenge Fund dan England Development Agency untuk memberikan evaluasi pasar, mematenkan teknologinya dan menyelesaikan prototip pra-produksi.

Memanen energi angin untuk mendapatkan listrik semakin menjadi hal yang biasa, baik itu oleh pembangkit lilstrik tenaga angin skala besar ataupun skala domestik. ''Kami berharap, generator kami memberikan sumbangan besar bagi pembangkit listrik tenaga angin, terutama untuk pembangkit listrik tenaga angin yang berada di lepas pantai. Pada akhirnya, akan berakibat pada pengurangan emisi CO2 dan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil'' tambah Dr Ehsan Abdi.Arsip Wind Energy

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook