Alpen Steel | Renewable Energy

~ Target Listrik Tenaga Angin di Taon China Akan Tercapai

Target Pembangkit Listrik Tenaga Angin (Wind Power) China di Taon 2020 Akan Mencapai

Disaat Indo lg krisis listrik, justru China kelebihan listrik, jika China skrg adalah tetangganya Indo seperti Srawak Malaysia dgn Kalimantan maka masyarakat Indo pasti akan ikut menikmatin surplus listrik dr China, tentu bisa gratis kl China lg kasihan ama warga kita yg selalu di landa gelap gulita, atau mungkin China jg akan menghibahkan beberapa MW buat Indo, maklum China emank kelebihan daya dan duit, apalg ini buat membantu yg lg membutuhkan atau mungkin jg Indo membeli listrik ke China sperti yg di lakukan warga kalimantan dgn membeli listrik dr Malaysia di Srawak.

Karna sperti yg kita ketahui bersama byk sekali daerah2 di Indo skrg ini yg lg mengalami krisis listrik yg luar biasa hebat, proyek listrik 10.000MW sperti yg sering di gembar gemborkan oleh wapres kita tntu ga byk membantu warga yg tinggal di luar pulau jawa, karna proyek 10.000MW itu lebih byk di fokuskan utk kebutuhan listrik di pulau jawa, lalu gimana yg di luar pulau jawa ? ga tau jg ya, apakah harus selalu menerima kepahitan yg stiap saat mesti ngalamin listrik padam bergilir.

Skrg kita liat total kapasitas listrik di seluruh Indonesia ini, berdasarkan yg pernah gw baca total kapasitas listrik di Indo cm skitar 25.000MW. itu artinya seluruh pembangkit listrik di Indo sebesar ini hanya seperempatnya dr Pembangkit Listrik Tenaga Angin (Wind Power) di China yg di rencanakan taon 2020 akan mencapai 100.000MW. Ingat hanya 1/4 nya dr Wind Power China di taon 2020, Wind Power loh! bukan seluruh pembangkit listrik di China, kl kapasitas total pembangkit listrik di China saat ini hampir mendekati 800.000MW.

China punya planning yg jelas tntang pembangkit listrik ini, bahkan brp persen komposisi pembangkit listrik dr batubara, air, nuklir, solar/matahari dan angin semuanya jelas dan terencana. Dan taon 2007 atau 2008 kemaren kl ga salah penambahan kapasitas listrik di China tembus 100.000MW pertaon, dan itu penambahan kapasitas listrik yg plg besar dalam setaon yg pernah terjadi dlm sejarah China bahkan mungkin dunia sekalipun.

Dan China utk taon 2009 ini di perkiraan akan menambah kapasitas listriknya skitar 80.000MW

Lalu bagaimana dgn pembangkit listrik tenaga air di China ? anda tau bahwa bendungan Three Gorgeos di China yg merupakan bendungan terbesar di dunia itu sanggup menghasilkan kapasitas listrik skitar 25.000MW jg, jd bisa di katakan bahwa dgn total kapasitas listrik Indo saat ini sanggup di gantikan oleh 1 buah bendungan raksasa China saja, alangkah hebatnya China hanya dgn 1 buah bendungan raksasa saja udah bs menyaingin seluruh kapasitas listrik di Indo. Jika Indo punya sebuah bendungan raksasa yg di bangun dgn biaya 25 Milyar US Dollar maka tentu Indo ga akan lg mengalami krisis listrik.

Dan berdasarkan yg pernah gw baca, persentase sumbangan listriknya dr pembangkit listrik tenaga air di China mencapai skitar 25-30 persen dr total seluruh pembangkit listriknya yg di bangkitkan oleh skitar 20.000 buah bendungan yg ada di China,
dan apakah jg ada penambahan persentase kapasitas listrik dr PLTAir ini terhadap kapasitas listrik di China ? ini masih blum ada pemberitaan. China skrg emank lg giat2nya utk Green Environment, jd tentunya China akan berusaha utk mengurangi sedikit demi sedikit sumbangan PLTU nya alias pembangkit listrik dr batu barunya trhadap kebutuhan listrik dalam negrinya.

Trus mengenai pembangkit listrik tenaga nuklir di China, menurut target perencanaan pemerintahnya bahwa PLTN nya akan menyumbang skitar 4 persen dr total kapasitas listriknya atau skitar 40.000MW di taon 2020. Tp sperti jg rencana target kapasitas Wind Powernya China di taon 2020 yg mengalami perubahan dr skitar 30.000MW menjadi 100.000MW, target kapasitas listrik dr Pembangkit Listrik Tenaga Nuklirnya jg mengalami revisi dr 40.000MW menjadi 60.000MW, dan tentunya rencana kapasitas total listriknya jg akan mengalami berubah, krn apa ? ya karna skrg kapasitas listrik di China aja udah hampir mennyentuh 800.000MW, tntu target untuk 1 juta MW di taon 2020 terlalu kecil. Itu mungkin planning di taon 2004 kemaren.

 

Quote:
China to have 100 GW wind power energy capacity by 2020

China plans to finish 100 gigawatts of wind power capacity by 2020 and expand its renewable energy consumption to 40 percent of the energy market by 2050.

The goal for wind power capacity was more than three times of the 30 gigawatts target that the government set 18 months ago, Monday's China Daily reported.

China will also become the biggest growth market for wind power generating capacity this year, ahead of the United States, said the report, citing a forecast from the Global Wind Energy Council (GWEC).

As the world's second largest energy consumer, China has around 12 gigawatts of wind power capacity and has said it wants to raise that to around 20 gigawatts by next year.

The plan means wind will be a bigger source of renewable energy than nuclear, despite a construction boom in nuclear power plants, and also far bigger than solar, which is expected to hit 1.8 gigawatts

The annual growth rate in China's wind power will be around 20 percent, said Fang Junshi, head of the coal department of the National Energy Administration.

China is currently the fourth largest wind power producer in the world after the United States, Germany and Spain.

The World Wind Energy Report 2008 had predicted that Asia, under China's lead, will "become the worldwide locomotive for the wind industry" and "Chinese wind turbine manufacturers will be among the top international suppliers".

 

by 2020, according to a 2007 plan.
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook