Alpen Steel | Renewable Energy

~ Dalam Rangka Menyongsong Hari Bumi Dan Tahun Padi

1.000 Kincir Angin Sepanjang Jalan Anyer-Panarukan

DALAM rangka menyongsong Hari Bumi dan Tahun Padi Nasional tahun 2004 yang dicanangkan Pemerintah Indonesia, Yayasan Heritage Bogor (YHB) menyusun program pemasangan 1.000 buah kincir angin pompa air "Egra" (energi gratis) sepanjang jalur pantura dari Anyer Provinsi Banten sampai Panarukan Jatim. Rencana ini akan dicanangkan tahun 2004 .

Demikian diungkapkan Hasan Hambali, pendiri YHB kepada Kompas, Minggu (30/11) siang. Kegiatan ini, sebut Hasan, dirancang tahun 2003 dan direncanakan dilaksanakan dari awal sampai akhir tahun 2004. "Ini dimaksudkan untuk menggugah kesadaran seluruh lapisan masyarakat terhadap pentingnya ketahanan pangan nasional dan penghargaan terhadap Bumi yang senantiasa dieksploitasi," papar Hasan.

Tujuan lain, untuk memasyarakatkan teknologi sederhana, tepat guna, dan ramah lingkungan. Teknologi sederhana itu, misalnya dengan cara memanfaatkan tenaga angin sebagai tenaga pemompa air sehingga lahan di musim kemarau dapat terus dimanfaatkan untuk membantu peningkatan produksi.

"Pemasangan kincir angin pompa air sepanjang pantura ini, membantu pemerintah meningkatkan produktivitas lahan pertanian agar mampu menghasilkan produk-produk pertanian yang berkualitas tinggi dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan nasional," kata Hasan.

Alumnus ITB tahun 1986 yang kini menjadi komisaris sebuah Hotel Salak di Kota Bogor ini, pada akhir Agustus menemukan peralatan sederhana yakni sebuah kincir angin untuk menggerakkan pompa air. Teknologi sederhana yang merupakan buah ketekunannya selama empat bulan ini, diberi nama Egra kepanjangan dari energi gratis (Kompas 6 September). "Kincir ini sangat menghemat biaya operasi karena tanpa bahan bakar, dan sumber energi angin yang digunakan tak terbatas dan gratis lagi," kata Hasan. Ia kemudian dengan gembira menambahkan bahwa sejumlah pembaca Kompas berdatangan untuk belajar membuat kincir tersebut.

Kincir pompa air Egra kini dipasang di kebun mangganya di daerah Indramayu seluas 10 hektar. Satu kincir ini, mampu mengairi kebun mangga seluas empat hektar. Kincir itu berputar sepanjang hari, dari pagi sampai malam. "Air yang keluar dari pompa air itu disalurkan ke lahan melalui parit sekeliling kebun. Air itu menyirami lahan lalu menyerap ke dalam tanah, selanjutnya dipompa dan disiramkan untuk membasahi lahan, menyerap lagi, dan seterusnya. Dengan demikian, kekeringan teratasi oleh kincir pompa air Egra," katanya. Disebutkan YHB telah menyumbangkan kincir angin Egra untuk petani di Karawang.

Bila kelak kincir pompa air terlaksana pemasangannya di sepanjang jalur pantura, masyarakat sekitar lokasi kincir pompa air khususnya para petani dapat memanfaatkan kincir angin untuk memompa air dari sumur bor yang biasanya menggunakan tenaga tangan atau motor diesel.

"Kelompok petani juga dapat membuat dan mengembangkan kincir angin sejenis. Selain pengoperasiannya sederhana, biaya pembuatannya relatif murah, tahan lama, dan besar manfaatnya.

Redaksi KOMPAS  

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook